Amazing Gracie – Anugerah Terindah

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: Amazing Gracie
Penulis: Sherryl Woods
Penerjemah: Gracia Meirisa
Tebal: 414 halaman
Penerbit: Violet Books
Cetakan I, 2010
ISBN: 978-979-08-1258-1

Sinopsis:

Saat Gracie MacDougal kembali ke Kota Seagull Point, Virginia, dengan tujuan untuk mengubah cara hidupnya yang sangat gila kerja, ia malah menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar relaksasi. Kota yang sangat indah itu seakan-akan memanggilnya, begitu juga dengan rumah bergaya Victoria yang menghadap pantai, yang dibayangkannya sebagai penginapan mungil yang sempurna. Tapi, ada satu orang yang menghalangi Gracie mencapai tujuannya yang baru… dan orang itu bergeming.

Kevin Daniels, pria tradisional daerah Selatan yang memesona, tidak tertarik untuk menjual rumah impian Gracie, tapi dia jelas-jelas tertarik pada sesuatu yang lain…Gracie sendiri. Membujuk sang perempuan pebisnis yang kaku itu agar bersikap lebih santai menjadi tujuan hidupnya yang baru, tapi ada apa di balik tujuan itu? Sudah terlalu banyak orang yang menggantungkan hidup padanya, dan Kevin tidak ingin menambah satu orang lagi.

Gracie tidak mencari sebuah rumah. Kevin juga tidak mencari istri. Tapi, terkadang bahkan niatan terbaik manusia pun bisa berjalan di luar dugaan.

Resensi:
Cerita tentang berubahnya hidup seseorang pada suatu titik memang sudah sering kita jumpai. Namun bagaimana mengolah cerita itu menjadi sebuah cerita yang tidak membosankan itulah yang menjadi seni menulis dan mengembangkan ide tersebut.

Begitu pula buku ini. Gracie mendadak memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dan meliburkan dirinya sementara di sebuah kota kecil. Di tempat itulah akhirnya dia bertemu dengan Kevin Patrick Daniels yang secara tidak sengaja dia temui saat dirinya berusaha mendapatkan informasi mengenai sebuah rumah di tepi sungai yang ingin dia beli untuk dibuat penginapan.

Walau awalnya menentang, akhirnya Kevin mau menjual rumah tersebut untuk Gracie setelah mendapat dukungan dari Delia, bibinya yang merupakan pemilik asli rumah itu.

Perlahan Gracie dan Kevin menjadi dekat dan menyadari bahwa keduanya saling membutuhkan.

Selain cerita mengenai Gracie dan Kevin, dalam buku ini termuat juga cerita tentang orang-orang di sekitar mereka seperti Bobby Ray-Marianne-Abby, Max-Helen, dan juga hubungan Kevin dengan bibi Delia yang ternyata tidak seperti yang dia kira.

Konflik yang terjadi dalam buku ini cenderung singkat dan tidak berkepanjangan. Alurnya cenderung stagnan sehingga bagi yang tidak suka akan cepat merasa bosan. Untuk mengakali hal itu tentu saja ada satu hal yang bisa diterapkan: fast reading😀

Kover buku ini sangat cantik, mewakili isinya; romantisme di sebuah kota kecil dan drama keluarga yang terjadi di dalamnya. Semakin memperkuat image cerita ala Selasa Drama yang dulu menjadi acara rutin di salah satu stasiun swasta lokal🙂

My favorite quotation:

“Kalau kau mau seorang perempuan untuk belajar bersantai dengan mencium wangi bunga-bunga, apa yang akan kau lakukan? Apakah kau akan mengirimnya bunga mawar?”

“Tidak pernah. Terlalu biasa. Jika aku punya banyak uang, yang mana kau punya, aku membuat taman penuh bunga untuknya.”

“Kau tidak mungkin serius? Kau tidak serius kan?”

“Tetu saja aku serius. Jika dia punya taman untuknya sendiri, ia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak mencium bunga-bunga itu. Dan setiap saat ia menciumnya, ia akan memikirkan dirimu. Buat taman itu sendiri. Jangan menyuruh orang untuk membuatnya untukmu.”

-Kevin-Molly, 99-100.

Sensasi rasa untuk buku ini: 3/5

Sekilas kata:
Dengan tidak sengaja aku bisa membaca buku ini karena seorang teman membawanya ke kantor untuk dikembalikan melalui teman yang lain. Aku tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk membacanya karena cukup susah mendapatkan buku keluaran Violet Books di persewaan langgananku🙂

4 thoughts on “Amazing Gracie – Anugerah Terindah

    • Sampai sekarang aku baru baca dua buku terbitan Violet, dua-duanya khas romance Amrik masa kini dengan setting kota kecil dan banyak tokoh terkait dengan banyak cerita juga.
      Yang terbayang di kepalaku setiap membaca cerita dengan tipe seperti ini adalah drama televisi Amrik sana😀
      Cobain deh, walau terkadang jalan ceritanya cenderung lambat dan masalahnya itu-itu saja tapi lumayan untuk tambah ilmu cerita romance loh.

      *eh tapi hampir tidak ada yang hawt2 ding *hmpfh

  1. Pingback: Name In A Book Challenge 2012 « Melihat Kembali

  2. Pingback: [Wrap Up Post] Name In A Book Challenge 2012 | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s