Smash Cut – Dramatis

Indoensian cover

Detail buku:
Judul asli: Smash Cut
Penulis: Sandra Brown
Penerjemah: Dharmawati
Tebal: 568 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-979-22-8136-1

Sinopsis:

“Ingin membaca romantic suspense yang menggigit? Sandra Brown-lah pengarangnya.” —Stephen King

Jutawan Paul Wheeler tewas terbunuh. Keluarganya menyewa pengacara terkenal Derek Mitchell untuk membela keponakan sang korban, Creighton, meskipun polisi belum menjadikan pemuda itu tersangka.

Kekasih sang jutawan, Julie Rutledge, yang juga dicurigai, percaya bahwa Creighton-lah pembunuhnya, walaupun orang itu mempunyai alibi kuat. Julie bertekad akan menempuh jalan apa saja—bahkan termasuk menghancurkan karier Derek—untuk membuktikan bahwa si keponakan bersalah. Namun semakin banyak sisi gelap Creighton yang terungkap, terutama ketertarikan yang tak wajar pada pembunuhan-pembunuhan dalam film, Derek semakin percaya Julie benar. Derek dan Julie berpacu dengan waktu, bekerja sama untuk mengungkap kebenaran.

Sudahkah Creighton mulai menyusun adegan film yang mengerikan? Dan siapakah yang akan terpaksa menjadi bintang pendukungnya?

Resensi:

Cover #1

Okay, tidak banyak kata perlu kuungkapkan untuk buku ini. Sejak awal sudah diceritakan bagaimana pembunuhan terhadap Paul Wheeler terjadi. Bagaimana Sang tersangka yang tak lain adalah Sang keponakan, Creighton, mampu mempertahankan alibi sempurnanya dan membuat Julie, kekasih sang jutawan merasa terpojok dengan berbagai bukti yang mengarah padanya.

Bahkan Julie mulai merasa terancam dengan berbagai peristiwa yang selalu memojokkannya, termasuk keterlibatannya dengan Derek, sang pengacara yang menolak mewakili keluarga Wheeler setelah mengetahui kepribadian Creighton yang narsistik. Juli dan Derek pun kalang kabut dan kebingungan membuktikan kepada polisi bahwa memang Creighton yang mengatur pembunuhan pamannya.

Cover #2

Kemaniakan Creighton akan film, terutama film-film karya Alfred Hitchock memberi warna tersendiri yang memberi petunjuk kepada Julie dan Derek yang akhirnya bersatu untuk memecahkan misteri pembunuhan sang jutawan. Beberapa tokoh pendamping seperti biasanya tidak hanya muncul sambil lalu namun memberi warna tersendiri yang akhirnya turut membantu terselesaikannya kasus.

Beberapa kejutan di akhir cerita mampu membuatku berdecak kagum pada kemampuan menulis Sandra Brown yang sudah tidak diragukan lagi ini.

Alur cerita mengalir lancar dan bagaikan menonton film saat membacanya. Pertanda aku sangat menikmati buku ini. Kalaupun ada hal yang menggangguku adalah secuplik adegan di pesawat yang membuatku langsung mengernyit, “WTH?!” Namun adegan itu turut membangun karakter para tokoh dan alur cerita itu sendiri. Oh ya, kecerobohan Derek sehingga bisa diancam Creighton cukup membuatku ingin nabok si pengacara. Bisa-bisanya dia lalai dan secara terbuka mengunjungi Julie?!

Cover #3

Yang sangat tidak aku suka dari buku ini hanya satu: kover versi Indonesianya*hammer* Walau mungkin potongan slide film yang menghias kover dimaksudkan untuk memvisualkan hobi Creighton akan film, namun kesan tempelannya terasa sekali dan cukup menggangguku untuk buku sekeren ini.

Akan lebih baik jika slide filmnya digunakan sebagai aksen saja pada seperempat bidang seperti pada nama pengarang di atas atau di bagian bawah kiri/kanan saja dan tidak mendominasi kover*sigh* Kali ini aku lebih memilih kover versi #1 dan #3 saja sebagai kover yang kurasa lebih pas dari pada kover versi Indonesia-na. Sorry.

Sensasi rasa untuk buku ini: 4/5

Sekilas kata:
Akhirnya buku Sandra Brown pertama yang aku review di tahun 2012 *dance* Film Strangers in the Train-nya Alfred Hitchock mampu memberi ide brilian kepada Sandra Brown untuk menulis cerita ini. Great. Can’t wait for her next new book🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s