A Bride By Christmas – Pengantin Natal

re_buku_picture_85856

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: A Bride By Christmas
Penulis: Joan Elliott Pickart
Penerjemah: Ratih Susanti Nst
Tebal: 216 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-979-22-8326-6

Sinopsis:

Koordinator Pernikahan Maggie Jenkins tidak mau menikah… Yah, ia mau saja menikah, tapi ketika menyangkut pernikahan, ia dikutuk. Setiap kali Maggie jatuh cinta, ia patah hati. Berdiri di altar pernikahan tidak ada dalam rencana jangka pendeknya—kecuali membantu mempersiapkan pernikahan untuk keluarga pebisnis Luke St. John, yang pesonanya membuat Maggie melupakan namanya sendiri.

Luke menyukai tantangan dan berniat membuat Maggie yang memikat menjadi pengantinnya. Ia memiliki reputasi selalu mendapatkan yang diinginkannya—dan dia menginginkan Maggie. Bisakah Luke meyakinkan Maggie bahwa ia tak dikutuk dan membuat wanita itu menjadi pengantinnya?

Resensi:
First of all, aku tidak suka kovernya. Rambut oranye sang tokoh wanita terlihat palsu dan sang pria terlihat kekanakan?😦 Okay, lagi-lagi don’t judge a book by its cover, namun kok ya lagi-lagi ceritanya kurang pas di hati😀

Sejak halaman pertama sudah terlihat bahwa Luke, sang tokoh utama pria sudah tertarik pada Maggie sejak pandangan pertama saat wanita itu terlihat repot mempersiapkan pernikahan adik Luke. Keduanya terpaksa menjadi pemeran pengganti adik Luke dan calon istrinya pada gladi bersih pernikahan yang mana membuat Luke semakin mabuk kepayang dan berani mengambil tindakan lebih lanjut yang membuat Maggie sedikit melayang. Namun Maggie yang percaya bahwa keluarganya terkena kutukan terkait dengan pernikahan segera mengambil langkah menghindar yang ternyata tidak bertahan lama.

Setelah acara pernikahan adik Luke selesai dimana Luke dan Maggie sempat berdansa sebentar, Maggie yang memutuskan untuk menghindari Luke harus menerima kenyataan bahwa sang pria yang sempat mencuri perhatiannya itu sedang mempersiapkan pernikahan di hari natal mendatang. Akhir yang sedih untuk Maggie-kah? Tentu tidak. Luke sebenarnya merencanakan pernikahan kamuflase untuk Maggie sendiri, dimana dengan berbagai alasan yang terasa konyol Luke meminta Maggie merancang pernikahan sesuai keinginannya karena mempelai yang bersangkutan berada di luar negeri.

Maggie sendiri yang entah sudah merasa hopeless untuk bisa menikah karena kutukan keluarga mau menerima begitu saja pekerjaan dari Luke yang menjadi ajang pendekatan oleh pria tersebut. Tak dinyana Maggie langsung luluh begitu saja pada Luke. Ketika keduanya semakin dekat dan Luke akhirnya menyatakan hal yang sebenarnya, Maggie merasa dikhianati dan memilih menjauh dari pria yang dianggapnya telah berbohong dan menganggap remeh kutukan keluarga Maggie tersebut.

Luke yang putus asa hampir menyerah, namun ternyata Maggie yang mendapat pencerahan dan dukungan dari sang kakak dan sahabat dekatnya mau menemui Luke lagi dan…akhir bahagia untuk sang perancang pernikahan yang anti pernikahan itu sendiri.

Sensasi rasa untuk buku ini: 2,5/5

2 thoughts on “A Bride By Christmas – Pengantin Natal

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s