Dollhouse

Indonesian Cover

Detail buku:
Penulis: Kourtney, Kim, Khloe Kardashian
Penerjemah: Inosensus Rotorua
Tebal: 328 halaman
Penerbit: Esensi Erlangga Group
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-602-7596-11-5

Sinopsis:
Dollhouse adalah novel yang sangat menghibur mengenai kehidupan cinta sebuah keluarga yang menarik dan sangat terkenal. Ditulis oleh Kourtney, Kim, dan Khloé Kardashian, Dollhouse adalah gambaran dunia gemerlap di balik popularitas tiga kakak-beradik yang sangat menyayangi satu sama lain serta keluarga mereka. Kourtney, Kim, dan Khloé menggabungkan imajinasi mereka yang sangat liar dengan rahasia-rahasia yang mereka ketahui tentang hidup dengan tuturan khas mereka. Buku ini tidak seperti buku lain yang pernah Anda baca sebelumnya!

Kamille, Kassidy, dan Kyle Romero adalah tiga kakak-beradik yang cantik, penuh kasih sayang, dan sangat loyal terhadap keluarga mereka. Ibu mereka telah menikah lagi dan ayah tiri mereka, seorang pemain bisbol all-star terkenal di dunia, datang membawa dua orang saudara tiri. Suatu hari semuanya berubah. Dalam semalam, salah satu Romero bersaudara menjadi terkenal—masuk sampul majalah, menjadi ikon fesyen, dan masuk berita! Dikuntit oleh paparazzi dan diundang ke semua acara karpet merah.Tidak berarti seluruh kehidupan gemerlap dan glamor itu akan membuat hidup menjadi mudah.
Kehidupan mereka bertiga tidaklah seindah yang dipikirkan orang. Masalah datang bertubi-tubi. Siapa sangka memiliki saudari yang terkenal membawa banyak sekali masalah: rasa iri, teman-teman yang menikam dari belakang, operasi plastik, dan perdebatan dengan paparazzi baru sebagian saja. Ketika menghadapi hidup baru mereka, lengkap dengan pernikahan yang diabadikan melalui televisi, pesta gila-gilaan di klub malam, dan ketertarikan antarsaudara tiri yang terlarang, ada rahasia besar yang mengancam akan memecah ikatan kekeluargaan mereka

Resensi:
Satu hal yang paling menarik dari buku ini adalah: kover depan bertema macan tutul  disertai warna kuning-oranye cerah untuk judul buku dan pink menyala untuk nama keluarga para penulis rombongan ini yang secara keseluruhan memberi kesan atraktif tanpa terkesan berlebihan.

Jangan harap akan menemukan sinopsis di kover belakang buku, yang ada adalah foto ketiga orang penulis buku Dollhouse, Kourtney, Kim, dan Khloe Kardashian dengan pose yang mengedepankan sensualitas mereka, terutama a center of the attention of Kardashian family, Kim, yang lekuk tubuhnya terlihat sangat menggoda. Oops!

Cerita pada buku ini diawali dengan kebosanan Kamille, si anak tengah keluarga Romero dengan segala keluh kesah tentang segala kewajiban yang harus dijalaninya semenjak ayahnya, David, meninggal beberapa tahun lalu. Kematian tersebut membawa dampak sangat besar karena kehidupan glamor yang selama ini mereka jalani harus terhenti begitu saja karena bangkrut. Ibu mereka, Kat, berjuang menyelamatkan keluarga mereka dengan membuka restoran dan mewajibkan ketiga anaknya untuk bergiliran kerja di restoran tersebut.

Sepeninggal David, Kat menikah dengan Beau Le Blanc yang membawa serta kedua anaknya, Benjy dan Briana/Bree. Jadilah kedua keluarga tersebut bergabung dalam satu rumah-sebelum Kamille dan Kass meninggalkan rumah untuk tinggal berdua di sebuah apartemen- yang tentu saja memberi konflik tersendiri untuk diselesaikan.

Berbagai persoalan khas keluarga Amerika pun melanda keluarga Romero-Le Blanc. Kamille menemukan jalan untuk mewujudkan impiannya menjadi terkenal dan merasakan kemewahan yang diingikannya melalui pekerjaan menjadi model, namun di sisi lain dia selalu berhubungan dengan banyak pria yang salah sebelum akhirnya menemukan Chase untuk dinikahi.

Kass, si anak sempurna dalam pandangan Kamille ternyata mempunyai impian sejak kecil untuk memiliki masa depan yang sempurna, dengan pekerjaan mapan dan rumah besar, namun ternyata sebuah peristiwa tak terduga membuat impian tersebut pupus dan dia bahkan kehilangan kesempatan untuk mendapatkan cinta dari seorang pria baik hati yang selama ini mendekatinya.

Kyle, si bungsu memberontak dengan membolos dari sekolah dan mengajak orang asing di acara makan malam keluarga. Sementara itu dua anak bawaan Beau LeBlanc memiliki sikap yang lebih baik dari ketiga saudara tirinya tersebut, Benjy berprestasi di sekolah, dan si kecil Bree yang mengidolakan salah seorang kakak tiri Romero itu. Kat dan Beau sendiri tentu saja cukup pusing dengan kelakuan anak-anak mereka, terutama Kyle yang bermasalah di sekolah sejak kematian ayah kandungnya.

Kehadiran beberapa orang sahabat dan kerabat di sekitar keluarga Romero-Le Blanc memberi warna tersendiri dalam kehidupan keluarga tersebut. Bahkan beberapa orang dari mereka ikut menentukan nasib dan masa depan Kamille, Kass, dan Kyle.

Beberapa bab awal Dollhouse sempat membuatku merasa bosan dan cukup bingung dengan pergantian sudut pandang keempat anggota keluarga Romero yang semuanya berawalan huruf K. Tak jarang aku berhenti sejenak di tengah-tengah bab untuk membaca kembali judul bab yang sedang kubaca, apakah Kamille, Kass, Kat, atau Kyle yang menjadi sudut pandangnya. Penjelasan yang ada sebagai usaha untuk mengenalkan lebih dekat para tokohnya beberapa kali terasa berkepanjangan, namun mulai dari pertengahan buku ke belakang, alur ceritanya mulai tersusun rapi, lebih enak dibaca, dan cukup intens.

Yang agak kusesalkan adalah saat aku sedang asyik menikmati perkembangan karakter para tokohnya, mendadak cerita berakhir begitu saja dengan sebuah kejutan yang membuat seluruh keluarga Romero terenyak kaget. Bukan hanya seluruh sekeluarga mereka yang kaget, aku sendiri juga kaget. Hah, beneran akhirnya begini saja?

Aku sendiri masih penasaran dengan penemuan kembali dompet David Romero, kabar Eduardo-nya Kass, dan juga hubungan Kyle-Benjy yang sempat mengalami percikan di tengah cerita. Hey, they’re so cute, you know? How can you make them together? Namun tema buku ini adalah tentang sebuah keluarga yang bersatu dalam guncangan badai sekalipun, jadi porsi untuk beberapa tokoh selain Kamille terkesan sedikit.

Tokoh Kamille sepertinya cerminan tokoh Kim yang pernikahannya gagal dalam hitungan minggu saja. Mungkinkah penyebab perceraiannya itu nyaris sama dengan kasus Kamille-Chase namun dengan sedikit modifikasi di sana sini? Only Kim and her family knows the truth🙂

Over all, buku ini memberi pesan, bahwa keluarga adalah bagian terpenting dalam hidup kita, dimana mereka adalah bersandar dan berkeluh kesah saat kita menghadapi masalah di luar rumah. Mereka selalu ada untuk kita karena pada dasarnya dari merekalah kita mendapatkan curahan cinta untuk pertama kalinya. Jadi, cintailah keluarga kita sekacau apapun kondisinya🙂

Sensasi rasa untuk buku ini: 3/5

Sekilas kata:

Terimakasih untuk mbak @cute_truly atas pembagian buku gratis dari Esensi via grup BBI di FB pada akhir Juni 2012 kemarin. Lapor, buku tutulnya kelar, Mbak😀

 

 

6 thoughts on “Dollhouse

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s