Kalap Buku (1)

Hari Senin (13/8) kemarin adalah hari dimana puncak kekalapanku dan beberapa orang anggota @BBI_2011 cabang Solo (Avina, Bzee, dan Sulis) dan Dion (satu-satunya anggota @BBI cabang Jogja yang ikut kalap) pada buku terjadi. Paket seberat 8 kg dari Penerbit Mata Hati sampai dengan selamat di rumahku senin sore setelah melewati seminggu perjalanan via kantor pos sejak 7 hari sebelumnya.

Penampakan paket 8 kg

Pembongkaran paket buku mulai dilakukan karena esok harinya titipan Alvina dan Dion akan segera diambil Alvina. Setelah dilakukan pembongkaran, ternyata kardus yang digunakan adalah kardus mie sebanyak dua buah, Saudara-Saudara!

Kombinasi dua kardus mie

Beginilah penampakannya setelah dilakukan pembongkaran dua buah kardus mie tadi.

Kardus mie yang ‘terbelah’

Begitu dua kardus tadi dibuka, tampaklah tumpukan buku-buku yang tersusun rapi di dalamnya. Segera saja buku-buku itu kukeluarkan dari tempat persembunyiannya tersebut. Tidak hanya buku saja, ternyata ada bonus beberapa pin dan gantungan kunci di dalamnya. Penasaran ingin tahu judul-judul buku yang dipesan kami berlima? Inilah mereka…

Timbunan buku yang berbobot 8 kg

Pin dan gantungan kunci

Aku sempat mengalami kebingungan karena tidak ada catatan sama sekali tentang buku mana untuk siapa dan berapa jumlahnya, sehingga jurus berkomunikas via twitter dan SMS kepada para pemesan buku pun harus dilakukan agar tidak terjadi kekeliruan.

Dan inilah pembagian buku yang dipesan orang-orang yang kalap buku kemarin:

Pesanan Alvina dan Dion

Pesanan Sulis

Pesanan Bzee

Pesananku

Ketika melakukan pemotretan untuk mendokumentasikan buku-buku pesanan di atas, ternyata yang paling kalap adalah diriku dengan total 10 buah buku yang semakin menambah tinggi timbunan buku yang belum dibaca di rak bukuku! Nekat ya? Tapi mau bagaimana lagi, mengoleksi satu seri lengkap buku bagus dengan harga diskon 60% adalah sebuah godaan yang tak’kan mampu ditolak para pencinta buku bukan?

Setelah dilakukan pembagian buku sesuai pesanan beserta beberapa bonus yang ada, ternyata ada satu kesalahan teknis sehingga sempat membuat panik Alvina yang bertanggungjawab atas pemesanan buku-buku tersebut. Namun sebuah konsolidasi singkat dengan pihak-pihak terkait membuat masalah tersebut terpecahkan dengan segera.

Akankah ada cerita tentang kalap buku bagian dua? Ya, mungkin saja hal itu bisa terjadi. Karena sebelumnya aku sendiri sudah mengalami kalap buku pribadi sejak Toko buku Gramedia cabang Solo melakukan obral beberapa waktu lalu secara berturut-turut.

Toko buku tersebut saat ini bahkan sudah mulai menggelar pesta buku kembali mulai 16 Agustus sampai 3 September 2012. Kalap buku lagi? Nggak nolaaak😀

dan sendirinya akan mengalami galau tingkat tinggi setelah mengecek saldo tabungan yang semakin tipis karena kalap buku tadi >___<“

10 thoughts on “Kalap Buku (1)

  1. Byuh, byuh gilak. Aku menganga pas liat foto 2 kardus mi itu, ckck… kalapnya extra nih kalian =)) *untung aku lg puasa beli buku kemarin*

    Btw, 8kg itu total brp buah buku mba?

  2. Pingback: Buying Monday #2 | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s