The Lady Most Likely… – Pesta Perjodohan

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: The Lady Most Likely…
Penulis: Julia Quin, Eloisa James, Connie Brockway
Penerjemah: Lely Citra Maharani
Penyunting: Jantje
Tebal: 400 halaman
Penerbit: Dastan Books
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-602-247-014-4

Sinopsis:

Setelah mengalami kecelakaan fatal yang membuatnya koma, Hugh Dunne, Earl of Briarly, menyadari kalau sudah saatnya ia mencari pendamping hidup. Masalahnya adalah, Hugh memiliki pengetahuan lebih banyak mengenai kuda daripada wanita, sehingga ia meminta bantuan adiknya, Carolyn alias Marchioness of Finchley. Carolyn segera menyusun daftar lady pada Season itu yang paling diminati yang kemungkinan besar bisa menjadi calon istri Hugh.

Di dalam daftar itu terdapat Katherine Peyton yang blak-blakan namun cerdas, dan Gwendolyn Passmore yang dikenal sebagai debutan paling cantik. Carolyn mengundang mereka berdua ke pesta di rumahnya. Namun, Carolyn juga mengundang Kapten Neill Oakes, seorang pahlawan perang, dan Alec Darlington yang baru mewarisi gelar earl-nya. Sekarang, yang harus dilakukan Hugh adalah memilih calon pengantinnya, dan ia harus segera melakukannya, karena ternyata timbul persaingan serius guna merebut perhatian para lady di pesta tersebut.

Siapakah yang akan dipilih Hugh? Apakah lady yang dipilihnya bersedia dinomorduakan oleh kegemaran Hugh terhadap kuda? Dan bagaimanakah nasib para lord dan lady yang lain yang belum mendapatkan pasangan?

Resensi:
Julia Quinn, Eloisa James, dan Connie Brockway bergabung untuk menuliskan sebuah kisah? Well, karya seperti apa yang mereka hasilkan ya? Untuk dua nama pertama aku sudah pernah membaca karya-karnyanya, namun untuk nama terakhir aku belum mengenalnya sama sekali.

Awalnya aku pikir cerita dalam buku ini terbagi menjadi tiga cerita terpisah, namun ternyata aku salah. Ketiga penulis tersebut menyajikan tiga buah cerita cinta dalam satu rangkaian kisah yang tak terputus sejak awal sampai akhir.

Rosalyn, Marchioness of Finchley, mengadakan sebuah pesta untuk mencarikan calon istri untuk Hugh, kakaknya yang mendadak merasa harus punya pewaris. Dengan penuh pertimbangan, diundangnyalah beberapa calon potensial untuk kakaknya tersebut. Namun ketika panah cupid berbicara, Rosalyn harus menerima kenyataan bahwa semua rencananya tidak berjalan seperti harapannya melainkan memunculkan kisah cinta lainnya.

Kisah cinta pertama adalah tentang Gwendolyn dan Alec yang terjadi setelah Alec menyelamatkan Gwen dari kerumunan para penganggumnya yang membaut gadis tersebut tidak nyaman. Pertemuan berikutnya melibatkan buku sketsa, kolam, dan ciuman tak terlupakan di luar ruangan. Ketika akhirnya mereka setuju untuk menjalin hubungan, protes keras muncul dari Octavia, adik Alec yang merasa dikhianati sang kakak yang terpesona dengan kecantikan Venus de Passmore tersebut. Namun atas bantuan Carolyn, sang nyonya rumah, akhirnya Octavia memaklumi hal tersebut setelah sebelumnya dikonfrontasi oleh Gwen.

Kisah cinta kedua merupakan kelanjutan dari sebuah cinta lama antara Neill Oakes dan Kate Peyton yang tertunda selama 4 tahun lamanya. Inti cerita kali ini hanya persoalan miskomunikasi saja karena Neill dan Kate telah memendam rasa secara diam-diam dan tidak pernah berani mengungkapkannya karena berbagai alasan. Atas partisipasi Rosalyn yang tidak tinggal diam untuk ikut melakukan tugas cupid, akhirnya pasangan kedua ini pun mendapatkan kesempatan untuk bersatu kembali

Kisah cinta ketiga tentu saja adalah kisah cinta Hugh dan Georgina yang sejak bab pertama sudah tercium keberadaannya. Aku sangat berharap pada kisah pasangan ini, namun yang kudapat ternyata cukup mengecewakan. Entah kenapa konflik yang hadir di antara mereka terkesan dibuat-buat dan kurang kuat dibandingkan kedua kisah cinta sebelumnya.

Over all cerita di buku ini ringan dan menghibur, terutama dengan humor khas ala Julia Quinn yang sudah terasa sejak halaman pertama kubuka. Singkatnya waktu pendekatan untuk mengenal para tokoh yang terlibat tidak terlalu mengganguku karena memang inilah risiko sebuah cerita dengan banyak tokoh. Beberapa permainan yang dirancang Rosalyn untuk saling mendekatkan para pasangan yang diundang ke pesta juga kreatif. Formula sederhana tentang cinta sejati akan datang pada saatnya pada pasangan yang tidak terduga pun mampu disajikan dengan baik oleh Quinn, James, dan Brockway.

Sensasi rasa untuk buku ini: 3,5/5

Sekilas kata:
Satu hal yang cukup menggangguku saat membaca buku ini adalah tertulisnya nama Lorraine Heath di bagian header pada setiap halaman sebelah kiri atas. Entah kesalahan ada di editor atau template cetaknya namun hal ini termasuk kesalahan fatal.

One thought on “The Lady Most Likely… – Pesta Perjodohan

  1. Pingback: Historical Fiction Challenge | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s