Tempt the Devil – Menggoda Sang Iblis

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: Tempt the Devil
Penulis: Anna Campbell
Penerjemah: Veranita
Tebal: 566 halaman
Penerbit: Oak Tree
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-979-22-8374-7

Sinopsis:

Bagi Olivia Raines, seorang pramunikmat London paling terkenal, dan Julian Southwood yang bereputasi buruk, Earl of Erith, jatuh cinta akan menjadi risiko paling besar dalam segala hal dalam romansa karya Anna Campbell ini.

Setiap lelaki, siapa pun dia, akan memujanya. Namun, Olivia bosan kepada mereka semua. Meskipun lama berperilaku bebas, ia tidak pernah merasakan hasrat yang murni, tidak pernah merindukan sentuhan seorang kekasih, sampai Julian, seorang buaya darat London yang sudah terkenal reputasinya, memutuskan ia sebagai kekasih.

Saat pertama kali memandangnya, Julian tahu ia harus memilikinya. Dan ketika ia menemukan rahasia terbesar Olivia, skandal yang dapat menghancurkan reputasinya dan menamatkan kariernya, ia tahu bagaimana menggunakan informasi yang merusak itu untuk kepentingan dirinya. Ia menawari Olivia sebuah kesepakatan dengan setan: ia akan menjaga rahasia itu jika Olivia bersedia menunjukkan kepada Julian kebahagiaan sejatinya.

Namun, Olivia harus berhati-hati, karena Julian menggenggam rahasianya sendiri; ia tidak akan surut sampai ia benar-benar dan tanpa rasa malu menjadi milik Julian.

Resensi:

Sepertinya Oak Tree, anak penerbit Gramedia ini mengkhususkan diri menerbitkan buku-buku bertema kontroversial, seperti buku karya Anna Campbell ini yang menceritakan tentang kehidupan seorang wanita penghibur.

Dengan jalan cerita khas historical romance yang melibatkan keberadaan para bangsawan dengan gaya hidup mewah mereka dan tingkah laku yang kurang bermoral, buku ini berusaha menceritakan bagaimana seorang wanita penghibur bisa memperoleh kebahagiaannya dengan menjalin hubungan dengan seorang bangsawan kaya.

Julian, sang bangsawan tentu saja diceritakan sangat tampan, memiliki kuasa, dan pesona yang mampu menggoyahkan Olivia, sang wanita penghibur yang menjalani profesinya sejak masih remaja. Julian yang pada awalnya hanya ingin menjalin hubungan dengan Olivia untuk sementara waktu, mengubah pendiriannya setelah mengetahui rahasia besar yang disimpan Olivia. Julian bertekad membantu wanita itu untuk menghadapi kekurangannya tersebut selama mereka berhubungan.

Walaupun saling tertarik satu sama lain, Julian tetap menolak untuk menikahi Olivia karena status wanita tersebut. Reputasi Julian sendiri sebenarnya bisa dikatakan buruk karena menelantarkan dua orang anaknya dan sering berganti-ganti kekasih sementara Olivia walaupun berprofesi sebagai wanita penghibur, namun dia memiliki harga diri tinggi sehingga ketika pada akhirnya Julian tidak mau mengambil risiko melanjutkan hubungan mereka, wanita tersebut memilih meninggalkan sang bangsawan.

Apakah cerita ini berakhir sedih? Well, tentu tidak. Seperti cerita romance pada umumnya, setelah mengalami perpisahan sejenak, kedua tokoh utama menyadari bahwa mereka berdua tidak bisa hidup tanpa satu sama lain sehinngga akhirnya mereka saling mengesampingkan ego masing-masing untuk kembali menjalin hubungan, kali ini untuk selamanya.

Tidak ada hal baru yang disajikan oleh Anna Campbell dalam buku ini, namun bagi para penyuka historical romance, sebaiknya membaca buku ini setidaknya satu kali untuk menambah jumlah buku yang sudah dibaca di tahun ini.

Sensasi rasa untuk buku ini: 3/5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s