A Rogue in Texas – Belenggu Masa Lalu

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: A Rogue in Texas
Penulis: Lorraine Heath
Penerjemah: Arum Titisari
Penyunting: Jantje
Tebal: 412 halaman
Penerbit: Dastan Books
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-602-247-024-3


Sinopsis:

Abigail Westland adalah seorang wanita yang sederhana sekaligus mandiri serta tangguh. Setelah suaminya gugur dalam perang, Abigail harus bekerja keras di perkebunan kapas miliknya bersama ketiga anaknya yang masih kecil.

Grayson Rhodes pergi ke Texas untuk mencoba peruntungannya demi menjadi tuan tanah dan mendapatkan rasa hormat yang tak pernah didapatkannya karena terlahir sebagai anak haram seorang duke. Di negeri asalnya, Inggris, ia terkenal sebagai pria bereputasi buruk, penggoda wanita-wanita yang sudah menikah, namun tak pernah merasakan cinta dan dicintai seumur hidupnya. Ia tak menyangka di negeri baru yang sepanas neraka ini, ia harus bekerja keras di ladang kapas seorang janda mungil yang pemberang dan keras kepala yang mampu menembus hatinya. Kepolosan dan kasih sayang yang dimiliki Abigail perlahan mampu meluluhkan Grayson. Sementara itu, Abigail belum pernah bertemu dengan pria yang mampu membuatnya tertawa dan melupakan beban hidupnya meskipun hanya untuk sementara.

Apakah ambisi Grayson mendapatkan tanah akan membuatnya memilih harta dibandingkan cinta? Akankah cinta mereka akan merekah di tengah beratnya beban hidup yang mengimpit mereka? Apakah masih ada kebahagiaan untuk mereka di tengah kerasnya perjuangan hidup?

Resensi:

Original cover

Cerita dengan setting Texas di tahun 1865 ini menggambarkan betapa beratnya tanggungjawab seorang janda atas kelangsungan hidup anak-anaknya sehingga dia harus mengerahkan seluruh tenaga mengerjakan pekerjaan rumah sekaligus mengelola perkebunan kapas peninggalan suami. Hal inilah yang terjadi pada Abbie, seorang janda muda beranak tiga.

Untuk memperingan pekerjaan di perkebunan kapas, Abbie dan sekelompok tetangganya membayar tenaga sekelompok pria yang didatangkan dari Inggris untuk membantu mereka berkebun dan memetik kapas saat masa panen tiba. Penampilan fisik para pria Inggris tersebut jauh dari bayangan Abbie sehingga dia merasa sangsi dengan kemampuan mereka yang dianggapnya terlalu lembut untuk menghadapi alam Texas yang liar.

Gray, salah satu dari para pria Inggris yang terpaksa datang ke Texas itu pada awalnya juga sangsi dengan masa depan yang diimpikannya bersama dua orang teman karibnya, Kit dan Harry yang juga terpaksa datang ke tempat tersebut karena perseteruan dengan ayah mereka. Namun setelah melihat kondiri tanah sekitar, Gray merasakan ketertarikan dan memutuskan untuk tinggal dan mencoba memulai hidup baru di Texas. Kit dan Harry pun lambat laun bersedia mencoba menetap di tempat tersebut sampai tiba waktunya panen kapas dimana pada waktu itu mereka akan kembali ke Inggris

Keberadaan Gray di rumah Abbie membuat wanita tersebut resah karena pria itu membangkitkan sisi feminin dan romantisnya yang selama ini tidak pernah muncul bahkan sejak awal pernikahannya dengan John, almarhum suaminya. Gray sendiri yang sejak awal sudah tertarik dan sering menggoda Abbie perlahan mulai menikmati kehidupan yang dijalani dengan keras oleh wanita terebut, bangun pagi-pagi, bekerja di perkebunan kapas sepanjang hari, dan hanya benar-benar beristirahat saat malam hari untuk memulihkan tenaga yang akan dikerahkan keesokan harinya.

Ikatan yang timbul antara Gray dengan Abbie dan ketiga anaknya telah membangkitkan sisi lain dalam diri Gray yang selama ini tidak pernah merasakan cinta. Gray seperti menemukan arah tujuan hidupnya sehingga akhirnya dia berani mengambil risiko untuk bisa merasakan kebahagiaan sejati yang diimpikannya bersama Abbie. Ketika akhirnya keduanya saling memahani satu sama lain dan merencanakan pernikahan, sebuah peristiwa memporakporandakan rencana mereka dan Abbie akhirnya harus memilih antara kesetiaan pada pernikahan dan cinta sejatinya.

Beberapa bagian klimaks buku ini cukup bisa kutebak sehingga agak mengurangi rasa antusiasku pada tema utama tentang perjuangan seorang wanita untuk bertahan hidup sepeninggal suaminya. Cerita tentang perang saudara di Amerika sendiri selalu menjadi topik menarik untuk dijadikan latar belakang sebuah cerita romance sekalipun. Kekejaman perang menyisakan masa-masa sulit bagi orang-orang yang selamat dari perang itu sendiri. Para janda dan anak-anak yang ditinggalkan para prajurit harus mampu bertahan hidup sementara para prajurit perang yang berhasil pulang dengan selamat harus menghadapi bayang-bayang kejamnya perang yang menghantui mereka seumur hidup. Siapapun pemenangnya, perang selalu menyisakan kesedihan baik bagi pihak yang kalah maupun pihak yang menang.

Sensasi rasa untuk buku ini: 3/5

One thought on “A Rogue in Texas – Belenggu Masa Lalu

  1. Pingback: Historical Fiction Challenge | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s