Texas Glory – Jalan Kebahagiaan

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: Texas Glory
Penulis: Lorraine Heath
Penerjemah: Elliyanti Jacob|
Penyunting: Sylfentri
Tebal: 472 halaman
Penerbit: Dastan Books
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-602-247-013-7


Sinopsis:

Dallas Leigh bertekad untuk terus membangun kesuksesannya. Tapi semua kerja kerasnya terancam sia-sia, kecuali ia memiliki seorang anak laki-laki guna menjadi pewarisnya. Untuk itu ia membutuhkan seorang istri, sayangnya hanya sedikit wanita yang ada di Leighton. Dallas akhirnya menemukan jawaban atas persoalannya tersebut pada keluarga McQueen, musuh yang telah berselisih dengannya selama tiga tahun terakhir.

Cordelia Jane McQueen, alias Dee, yang cantik dan pemalu, tahu bahwa sudah takdirnya untuk hidup di balik bayang-bayang pria seperti ayah dan kakak laki-lakinya. Hatinya hancur ketika sang ayah yang telah berjanji untuk melindunginya malah menukarnya dengan sebidang tanah dan akses untuk menguasai air. Terlalu takut melawan ayahnya, Dee bersedia menikahi Dallas meskipun ia hanya pernah mendengar keburukan pria itu.Dallas berpikir bahwa mimpinya akan segera jadi kenyataan, tapi ia menyadari bahwa butuh waktu lama untuk mendapatkan kepercayaan istrinya. Dee, di sisi lain, terkejut ketika mengetahui bahwa Dallas bukanlah pria seperti yang dikatakan keluarganya kepadanya. Ia juga heran dengan besarnya kebebasan yang diberikan Dallas, dan sedikit demi sedikit ia mulai menyayangi suaminya itu.

Akankah penyatuan dua orang asing bisa menciptakan kebahagiaan? Mampukah Dee mengalahkan rasa takutnya dan menjadikan dirinya bagian dari mimpi Dallas? Bersediakah Dallas menyerahkan kepercayaannya kepada Dee dan mencintai wanita itu apa adanya?

Resensi:

Original Cover

Kisah Dallas, putra pertama keluarga Leigh yang terpaksa merelakan istrinya, Amelia untuk menikah dengan adiknya, Houston diceritakan pada buku kedua serial Texas Trilogy ini. Dallas diceritakan masih berambisi mencari istri untuk memberinya pewaris laki-laki dan meneruskan bisnis peternakannya. Perseteruan Dallas dengan keluarga MacQueen di awal cerita ternyata memberinya kesempatan tersebut dengan menikahi Cordelia-Dee, puteri keluarga MacQueen yang selama ini tidak Dallas ketahui keberadaannya karena selalu tinggal di rumah.

Sebagai seorang gadis yang selama ini dikekang keluarga yang terdiri dari seorang ayah dan tiga orang saudara laki-laki, Dee tumbuh dengan rasa takut untuk berpendapat, dan bahkan untuk keluar rumah sekalipun. Namun keakraban Dallas dengan adik-adiknya, terutama Austin yang juga sahabat Cameron, adik Dee, membuat Dee menjadi nyaman dengan dirinya sendiri dan mulai berani mengeksplor kota yang selama ini dia tinggali. Dee bahkan mulai berani berpendapat dan mengambil inisiatif untuk membangun hotel setelah mendengar rencana dibangunnya rel kereta api dan statisun di kota tersebut. Dengan bantuan Dallas, Dee berhasil mewujudkan mimpinya itu dan perlahan dia membuka diri terhadap suaminya tersebut.

Impian Dallas untuk mendapatkan anak laki-laki pewarisnya mulai terwujud setelah Dee mengandung. Namun kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Dee kehilangan bayi yang dikandungnya dalam sebuah persitiwa yang melibatkan Rawley Cooper, seorang anak laki-laki yang beberapa kali dijumpai Dee dan sempat dia mintai untuk menjaga anjing gurun yang dipeliharanya selama beberapa hari. Walapun merasa hatinya hancur lebur, namun Dee sempat memberitahu Dallas tentang Rawley, yang ternyata mengalami tindak kekerasan dari ayahnya dan beberapa orang terdekat Dee. Dallas berbaik hati menampung Rawley tinggal di rumahnya dan melimpahi anak tersebut dengan kasih sayang yang selama ini tidak didapatkannya dari sang ayah yang pemabuk. Selama Rawley tinggal bersama mereka, Dee melihat bagaimana Dallas menjadi dekat dengan anak laki-laki tersebut. Hal ini membuat Dee merasa tidak pantas mendampingi Dallas karena setelah peristiwa yang mengakibatkannya kehilangan bayi, dokter memvonisnya tidak akan bisa punya anak lagi. Dee tidak ingin menghalangi impian Dallas dengan tetap menikah dengannya.

Sementara itu ayah Rawley yang tidak terima anaknya bahagia menerima tawaran seseorang untuk menghabisi Dallas. Dallas mengalami luka parah setelah berusaha menyelamatkan istrinya dari tangan ayah Rawley. Hal ini semakin membulatkan tekad Dee untuk berpisah dari suaminya tersebut karena tidak ingin membebani Dallas dan menghancurkan mimpinya untuk memiliki pewaris. Namun tekad Dallas untuk tetap mempertahankan pernikahannya membuat Dee harus menerima kenyataan bahwa rasa cinta Dallas padanya ternyata lebih besar daripada keinginannya untuk punya anak laki-laki.

So far aku lebih suka buku kedua ini daripada buku pertama karena ceritanya lebih kompleks, menceritakan tentang pencapaian impian, membangun rasa saling percaya dalam sebuah hubungan, perlunya ketabahan saat kehilangan harapan, dan bahwa kebahagiaan masih bisa diraih walaupun harus menghadapi banyak cobaan. Keberadaan keluarga Houston dan Amelia beserta puteri kecil mereka, Maggie membuat buku kedua ini menceriakan suasana kehidupan keras keluarga Leigh dan membuat para pembaca mengetahui sisi lembut Houston yang ternyata lebih suka memiliki anak perempuan dan harapannya terwujud setelah Maggie mendapatkan adik perempuan di hari natal. Maggie sering berinteraksi dengan paman kesayangannya, Dallas sehingga membuat Dee melihat sisi lain suaminya tersebut.

Si bungsu Austin pun sejak awal sudah diceritakan, bahkan sempat membuat Dallas cemburu padanya karena Austin lebih mudah akrab dengan Dee. Dallas merasa trauma setelah beberapa tahun sebelumnya Houston membuat Amelia berpaling darinya hanya dalam waktu singkat. Austin bahkan mengalami peristiwa buruk yang membuatnya harus berpisah dengan orang-orang terkasihnya karena menjaga kehormatan seorang gadis. Cerita tentang Austin tentu saja akan ada di buku ketiga yang semoga saja segera diterbitkan terjemahannya karena aku tidak sabar untuk mengetahui akhir trilogi keluarga Leigh ini.

Sensasi rasa untuk buku ini: 4/5

6 thoughts on “Texas Glory – Jalan Kebahagiaan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s