The Winter Lodge – Pondok Musim Dingin

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: The Winter Lodge (Lakeshore Chronicles #2)
Penulis: Susan Wiggs
Penerjemah:
Tebal: 568 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-979-22-872-88


Blurb:

Jenny Majesky, pemilik Sky River Bakery, bercita-cita membukukan semua resep warisan neneknya, tapi tiba-tiba kebakaran besar melahap rumahnya hingga tak menyisakan banyak hal.

Rourke McKnight, sang kepala polisi Avalon, menawari Jenny untuk tinggal di rumahnya, dan Jenny menerima tawaran tersebut, berkata bahwa itu hanya untuk sementara waktu. Tak disangka, kedekatan mereka membangkitkan masa lalu yang selama ini berusaha mereka hindari. Perasaan yang mereka simpan terhadap satu sama lain sejak pertemuan pertama di Camp Kioga, kini muncul kembali.

Jadi, begitu mendapat kesempatan untuk mengejar mimpinya ke New York, Jenny memutuskan untuk meninggalkan Rourke lagi beserta masa lalu mereka. Apakah kali ini Rourke akan membiarkan Jenny pergi?

Resensi:

Original Cover

Kisah Olivia dan Connor memang berakhir di buku pertama seri Lakeshore Chronicles, namun kisah tentang saudara beda ibu yang baru diketahui keberadaannya setelah puluhan tahun, Jenny, baru dimulai di buku kedua ini.

Setelah kehilangan tempat tinggal karena kebakaran yang terjadi tanpa sengaja, Jenny terpaksa menginap di rumah Rourke, pria yang selama ini menghantui mimpinya sejak masih remaja. Walaupun sudah lama saling menghindar, namun keduanya tidak merasa canggung dan cukup menikmati rutinitas harian mereka yang baru sejak keduanya tinggal satu atap. Namun begitu, Jenny bertekad untuk hidup mandiri sehingga ketika ada tawaran dari ayah kandungnya untuk menerbitkan buku yang menjadi impiannya sejak kecil. Jenny mengambil kesempatan itu dan pergi meninggalkan Rourke sebelum akhirnya kembali pulang karena dia tahu bahwa tempatnya adalah di sisi pria tersebut.

2nd Cover

Walaupun kentara sekali sejak awal bahwa Jenny dan Rourke saling tertarik, namun keduanya saling menahan diri karena tidak ingin menyakiti orang terdekat mereka berdua, Joey. Sejak awal pula Rourke-lah orang pertama yang menarik diri dari kemungkinan berhubungan istimewa dengan Jenny karena dia merasa tidak pantas memiliki gadis itu. Terdengar klise bukan? Inilah kekurangan buku ini yang membuatku lebih menikmati buku pertamanya. Padahal di awal cerita aku berharap menemukan cerita cinta terpendam yang lebih menggebu-gebu setelah sekian tahun dipendam.

Beberapa kilasan masa lalu tentang Jenny dan Rourke di Camp Kioga bersama teman dan orang-orang yang mereka kasihi muncul bergantian dengan cerita masa kini mereka. Dari kilasan masa lalu itulah diketahui bagaimana sifat ibu Jenny yang sebenarnya dan apa yang menyebabkannya berpisah dengan ayahnya yang juga ayah Olivia.

French Cover

Untunglah cerita pendamping tentang Daisy, keponakan Olivia dalam menghadapi perceraian kedua orang tuanya dan fase pemberontakan ala remaja yang dilakukannya memberi warna tersendiri dan sekaligus menjawab misteri menghilangnya ibu Jenny, Mariska.

Setiap bab dalam buku ini diawali sebuah resep peninggalan nenek Jenny dan cerita yang menyertainya. Hal ini sebenarnya memberi nilai lebih pada buku ini karena para pembaca dapat sekaligus mencoba resep yang ada, namun lama kelamaan hal ini cukup menggangguku saat sedang asyik menikmati cerita lalu mendadak terpotong cerita tentang resep kue-kue😀

Ada banyak versi kover untuk buku ini, namun tema utama yang diusungnya selalu sama: pemandangan musim dingin. Judul dan visualisasi ini relevan dengan jalan ceritanya yang mengambil setting di musim dingin dan sebuah kisah kecil di masa lalu Jenny dan Rourke yang melibatkan pondok musim dingin di sekitar Kamp Kioga🙂

Sensasi rasa untuk buku ini: 3,5/5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s