Memories of My Melancholy Whores – Kenangan Perempuan Penghibur yang Melankolis

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: Memories of My Melancholy Whores
Penulis: Gabriel Garcí­a Márquez
Penerjemah: Dian Vita Ellyati
Tebal: 158 halaman
Penerbit: Selasar Surabaya Publishing
Cetakan I, Mei 2009
ISBN: 978-979-25-9366-2

Sinopsis:

Karya ini indah sekali. Memories of My Melancholy Whores bukan sekedar kisah seorang lelaki yang menemukan Eros tepat pada waktunya, melainkan tentang betapa ide itu selalu terus berayun-ayun di atas kepala kita, bahkan sampai saat terakhir dalam hidup kita.

Prosa Marquez yang kaya dengan kecerdikannya dalam merangkai cerita, menunjukkan kita pada sebuah kesadaran baru dalam kehidupan kita. Marquez dipandang sebagai tokoh utama dari gaya sastra realisme magis. Dalam novel pendek ini kita akan menikmati sebuah cerita yang lembut, bertutur lincah, mempesona, dan mengusik simpul-simpul indera perasa. Memories of My Melancholy Whores adalah sebuah karya tambahan yang sangat indah dari sang master.

Resensi:

Buku ini menceritakan tentang seorang lelaki berusia sembilan puluh tahun yang memutuskan untuk melakukan suatu hal yang terbilang kontroversial, bercinta dengan seorang perawan. Hingga di usianya yang menjelang satu abad tersebut, lelaki tersebut tidak pernah menikah walaupun di masa mudanya sempat nyaris menjalaninya, namun di detik-detik terakhir dia mengurungkan niatnya. Lelaki itu bertahan hidup dengan warisan orang tua dan pekerjaan menulis kolom di surat kabar lokal.

Ketika akhirnya seorang gadis perawan muda belia berhasil didapatkannya dari  seorang muncikari, lelaki itu seperti kembali ke masa mudanya, merasakan jatuh cinta yang membuat hidupnya lebih berbunga-bunga. Mabuk cinta yang tengah melandanya membuat lelaki tersebut menceritakan kisah cintanya pada kolom yang dia tulis dan menarik perhatian para pembaca surat kabar yang semula tidak terlalu memperhatikan tulisannya.

“…kemasyhuran adalah seorang perempuan yang sangat gemuk yang tidak tidur bersamamu, tetapi ketika kau terbangun dia akan selalu berada di kaki ranjang, melihat kepada kita.” p.88.

Menurutku buku ini sebenarnya tidak menceritakan tentang seorang wanita penghibur, melainkan sang tokoh utama itu sendiri, sang lelaki berusia sembilan puluh tahun yang menemukan cintanya pada seorang perawan di usia senjanya. Diceritakan pula bagaimana dia sangat memuja sang gadis yang masih sangat muda tersebut sehingga dia bersedia mengalahkan egonya untuk tidak memperlakukan gadis itu dengan tidak semestinya.

Sebuah peristiwa membuat hidup sang pria dan gadis perawan itu terpisah. Sang pria merana dan merasa kesepian sehingga dia nyaris putus asa untuk menemui kembali gadis itu hingga pada suatu ketika takdir memberinya kesempatan untuk menemukan kebahagiaan yang selama ini dicarinya.

“Tidak ada kemalangan yang lebih menyengsarakan daripada mati sendirian.” P.127

Buku ini menjadi pilihan pertamaku saat mengetahui bahwa tema baca bareng BBI bulan Oktober adalah novel karya pemenang nobel sastra. Selain karena aku telah menunda untuk membacanya sejak aku terakhir membukanya di halaman sebelas di tahun 2010, aku pikir buku setebal 158 halaman yang terbagi dalam lima bab ini akan bisa dengan segera aku selesaikan. Namun ternyata aku salah. Entah sihir apa yang membuat mataku terasa berat setiap kali berusaha menyelesaikan bab tersebut. Mungkin gaya penerjemahannya yang kurang pas atau memang aku yang tidak terlalu memahami gaya bahasa sang penulis yang terasa agak sulit dicerna, hampir di setiap bab aku harus berjuang melawan kantuk setelah membaca beberapa kalimat yang tersaji di dalam bab tersebut.

Buku ini sempat menjadi kontroversi di Iran dan dicekal peredarannya setelah terjual sekitar 5.000 eksemplar.

Sensasi rasa untuk buku ini: 3/5

Tentang Penulis:

source

Gabriel José García Márquez adalah seorang novelis, jurnalis, penerbit, dan adktivis politik yang lahir di Aracataca, Kolombia pada 6 Maret 1928. García Márquez dibesarkan oleh kakek nenek dari pihak ibu, Doña Tranquilina Iguarán dan Colonel Nicolás Ricardo Márquez Mejía. Kedua orang itulah yang nantinya memberi pengaruh kuat pada pria ini dalam memilih aliran politik dan juga mengambil tema penulisan karya-karya sastranya.

García Márquez memulai kariernya sebagai wartawan untuk harian Bogotá, El Espectador, dan belakangan bekerja sebagai koresponden asing di Roma, Paris, Barcelona, Caracas, dan New York City. Karya besarnya yang pertama adalah Kisah tentang Seorang Pelaut yang Karam (Relato de un náufrago), yang ditulisnya sebagai cerita bersambung surat kabar pada 1955.

Beberapa karyanya digolongkan sebagai fiksi dan juga non-fiksi, khususnya Kronik tentang Maut yang telah Diramalkan (Crónica de una muerte anunciada) (1981), yang mengisahkan cerita pembunuhan balas dendam yang direkam dalam koran-koran, dan Cinta di Kala Wabah Kolera (El amor en los tiempos del cólera) (1985), yang terinspirasi dari kisah berpacaran orangtuanya.

Novelnya yang terkenal, Seratus Tahun Kesunyian (Cien años de soledad) (1967), telah terjual lebih dari 10 juta eksemplar. Sebuah tema umum dalam tulisan-tulisan García Márquez adalah studi tentang usia lanjut dan kematian. Banyak dari karyanya mengandung gambaran tentang usia lanjut, kematian, dan penguburan. Visinya tentang degenerasi kehidupan sangat luar biasa intuitifnya. Namun demikian, kuasa kehidupan dan keinginan untuk mengatasi semuanya itu juga tidak kurang.

García Márquez mendapatkan Hadiah Rómulo Gallegos pada 1972 untuk bukunya Cien años de soledad (Seratus tahun kesunyian). Ia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Sastra pada 1982, berdasarkan cerita-cerita pendek dan novelnya.

Berikut ini adalah daftar karya García Márquez dan beberapa di antaranya telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia:

Novel

  • In Evil Hour (1962)
  • One Hundred Years of Solitude (1967)
  • The Autumn of the Patriarch (1975)
  • Love in the Time of Cholera (1985)
  • The General in His Labyrinth (1989)

Novela

  • Leaf Storm (1955)
  • No One Writes to the Colonel (1961)
  • Chronicle of a Death Foretold (1981)
  • Of Love and Other Demons (1994)
  • Memories of My Melancholy Whores (2004)

Koleksi cerita pendek

  • A Very Old Man With Enormous Wings (1955)
  • La Siesta del Martes (1962)
  • Ojos de Perro Azul (Eyes of a Blue Dog) (1974)
  • Innocent Eréndira, and Other Stories (1978)
  • Collected Stories (1984)
  • Strange Pilgrims (1993)

Non-fiksi

  • The Story of a Shipwrecked Sailor (1970)
  • The Solitude of Latin America (1982)
  • The Fragrance of Guava (1982, with Plinio Apuleyo Mendoza)
  • Clandestine in Chile (1986)
  • News of a Kidnapping (1996)
  • A Country for Children (1998)
  • Living to Tell the Tale (2002)

Source:

Sekilas kata:
Aku pertama kali mendengar nama Gabriel Garcí­a Márquez saat menonton film Dot the I dimana saat itu tokoh yang diperankan Gael Garcí­a Bernal memberikan sebuah buku karya penulis ini kepada wanita yang ditaksirnya. Buku tersebut berjudul Chronicle of Death Foretold yang akhirnya berhasil kudapatkan versi terjemahannya dan kubaca di bulan Oktober 2012 ini.

11 thoughts on “Memories of My Melancholy Whores – Kenangan Perempuan Penghibur yang Melankolis

  1. walah! reviewnya udah nongol duluan.

    Agak keder mau baca karya Garcia, soalnya pengalaman baca 100 th kesunyian ternyata gak kelar karena tokoh-tokohnya yang butuh ingatan ekstra

  2. Hehehe kayaknya terjemahannya deh. Pengalamanku dgn 100 tahun Kesunyian yg diterjemahkan dgn bagus sekali membuatku mengagumi keindahan prosa karya Marques, walo isinya mumet gagahahaha

  3. wah banyak yang GGM nih tokohnya🙂
    aku juga baru baca pertama kali karya beliau, aku baca terjemahan The Story of a Shipwrecked Sailor, yang jadi postingbareng kali ini.
    Tanpa mengurangi harga tomat, terjemahan S**A**R ini emang rada-rada sii, hehehe

  4. uhm….teman yang aku percaya seleranya sih bilang buku ini baguuusss banget. Aku pun sempat tertarik bacanya. Cumaaa pas tau klo penerjemahnya Salasar, langsung mundur teratur X)

  5. Pingback: Kronik Kematian yang Telah Diramalkan | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s