Gone With The Wind-Part II

Pada bagian kedua buku Gone With The Wind ini diceritakan tentang kepindahan Scarlett ke Kota Atlanta, sebuah kota yang berbeda sama sekali dari Savannah, tempat kelahirannya pada Mei 1862. Di Kota yang lebih modern ini, awalnya Scarlett merasa tertekan karena harus berpenampilan sederhana terkait dengan masa berkabungnya atas kepergian Charles, suaminya yang belum lama berselang. Scarlett harus tinggal bersama Melanie-Melly-saudara ipar sekaligus wanita yang dia anggap saingan karena telah ‘merebut’ kekasih hatinya, Ashley.

Kepergian Scarlett ke Atlanta masih saja dibayangi oleh keberadaan Rhett Buttler, pria yang menyaksikan ‘ketidaksopanan’ Scarlett terhadap Ashley. Walaupun awalnya menghindar, namun berkat bantuan Rhett-lah Scarlett akhirnya bisa keluar dari masa berkabungnya walalupun hal itu tentu saja menjadi skandal di Atlanta. Terlebih lagi reputasi Rhett Buttler sudah cukup buruk di mata masyarakat Atlanta, sehingga mau tidak mau mereka berdua sering menjadi bahan gosip sekota.

Rhett sering mengunjungi Scarlett di rumah bibi Pitty Pat yang ditumpangi Scarlett dan Melanie, serta Wade, anak Scarlett yang cen derung tidak mendapat kasih sayang dari ibunya yang memang sebenarnya masih remaja itu. Rhett sendiri sebenarnya cukup berpengaruh di Atlanta karena dia berhasil mengimpor berbagai barang mewah yang menjadi simbol status sosial para orang terpandang di Atlanta. Namun sikapnya yang terang-terangan menentang perang mendapat kecaman dari banyak pihak, terutama para pria selatan yang selalu mengagungkan tujuan perang dan keberadaan para tokoh politik yang mereka anggap pahlawan.

“Semua perang dianggap suci oleh orang-orang yang memulainya.” Rhett Buttler, p.261.

“Untuk apa kau berperang?” Ashley Wilkes, p.238

Walaupun sedang dekat dengan Rhett, namun Scarlett tidak melupakan begitu saja cinta remajanya kepada Ashley. Dia bahkan mencuri baca surat-surat pria tersebut yang sebenarnya ditujukan ke Melly. Curahan hati Ashley di dalam surat itu ternyata tidak seperti yang Scarlett bayangkan, pria itu ternyata membenci perang dan merasa muak serta ingin segera kembali kepada sang istri yang dikasihinya. Namun Scarlett yang masih buta akan cinta tidak memperhatikan hal tersebut. Bahkan walaupun membenci segala pembicaraan tentang tujuan mulia peperangan, Scarlett masih saja menganggap bahwa Rhett Buttler tidak lebih baik Ashely yang dikasihinya itu.

Bagian kedua buku ini diakhiri dengan kepergian kembali Ashley ke medan perang setelah sebelumnya pulang pada liburan natal dan menghabiskan waktu bersama keluarganya dan juga Scarlett. Pada momen kepergian Ashley tersebut, lagi-lagi Scarlett mencoba menarik perhatian Ashley dan kali ini Scarlett mendapatkan keinginannya.

Perang saudara yang berkecamuk membawa banyak kerugian untuk orang-orang selatan-pihak konfederasi- seperti perkiraan Rhett yang selalu mengatakan bahwa pihak utara punya banyak  senjata modern dan juga sumber daya yang berlebih dibandingkan pihak selatan yang hanya bermodalkan senjata kuno dan terlalu mengagungkan harga diri mereka.

Pada bagian kedua ini terlihat jelas bahwa sifat dan sikap Scarlett tidak terlalu banyak berubah, dia masih keras kepala dan mau menang sendiri. Bahkan walaupun dia ikut membantu Komite Rumah Sakit bersama Melanie, namun tindak tanduknya berbeda jauh dari saudara iparnya yang lemah lembut dan penuh kasih tersebut. Melly yang tidak pernah memandang negatif pada orang jahat sekalipun menjadi dekat dengan Rhett yang dianggapnya baik hati. Hal ini tentu saja berlawanan dengan Scarlett yang selalu lebih memikirkan diri sendiri sebelum terpaksa memikirkan orang lain.

Sepertinya butuh waktu dan tekad kuat dari Scarlett sendiri untuk berubah menjadi orang yang tidak egois dan lebih menghargai keberadaan orang-orang di sekitarnya karena dunia tidak berputar di sekeliling seorang Scarlett O’Hara.

One thought on “Gone With The Wind-Part II

  1. Pingback: Lalu Bersama Angin | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s