Chronicle of a Death Foretold – Kronik Kematian yang Telah Diramalkan

Indonesian Cover

Indonesian Cover

Detail:
Judul asli: Chronicle of a Death Foretold
Penulis: Gabriel Garcí­a Márquez
Penerjemah: Dian Vita Ellyati
Tebal: 175 halaman
Penerbit: Selasar Surabaya Publishing
Cetakan I, Desember 2009
ISBN: 978-979-25-9398-3

Sinopsis:

Santiago Nasar dibunuh secara brutal di suatu kota kecil oleh dua saudara. Seisi kota telah mengetahui tindak kejahatan ini akan terjadi –termasuk juga sang korban. Tapi tak ada seorang pun yang melakukan sesuatu untuk mencegah pembunuhan ini. Dua puluh tujuh tahun kemudian, seorang penduduk kota datang kembali ke kota ini untuk mengumpulkan kepingan kebenaran yang utuh dari berbagai kesaksian orang-orang yang saling bertolak belakang. Hingga mendapatkan pemahaman terakhir mengenai yang sebenarnya terjadi pada Santiago, dan mengapa itu sampai terjadi…

Resensi:
Inilah buku yang pertama kali membuatku tertarik dengan dengan karya seorang Gabriel Garcí­a Márquez. Ketika tanpa sengaja aku menemukannya di sebuah pameran buku di Solo beberapa tahun lalu, langsung saja aku membelinya, menelantarkannya, dan baru sempat membacanya di bulan September 2012 dalam rangka baca bareng bersama para Blogger Buku Indonesia (BBI). Kebetulan aku punya dua buku karya Garcí­a Márquez, buku ini dan Kenangan Perempuan Penghibur yang Melankolis, sehingga kuputuskan untuk membaca keduanya sekaligus.

Dari membaca kedua buku tersebut aku menemukan satu hal yang sama, yaitu penerjemahannya yang kurang nyaman dibaca yang rupanya sudah menjadi ciri khas penerbit versi Indonesianya. Namun begitu aku akhirnya berhasil menyelesaikan kedua buku tersebut.

Secara garis besar buku ini menceritakan tentang misteri kematian seorang Santiago Nasar yang terbunuh di kota kelahirannya Sucre, Kolombia pada tahun 1951. Puluhan tahun kemudian seorang temannya berusaha mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi pada hari kematian pria tersebut. Dari berbagai penyelidikan dan wawancara dengan orang-orang yang terlibat dengan kematian Santiago Nasar, ditemukanlah fakta sebenarnya tentang penyebab kematian dan bagaimana pembunuhan itu akhirnya bisa terjadi.

Pembunuhan Santiago Nasar terjadi bertepatan dengan kedatangan uskup agung yang sedianya akan memberkati pernikahan antara Angela Vicario dan Bayardo San Roman, seorang pendatang kaya yang sengaja mencari istri di kota tersebut. Di tengah kemeriahan penyambutan itu, Pedro dan Pablo, kakak kembar Angela Vicario berencana untuk membunuh Santiago setelah Bayardo San Roman mengembalikan Angela di malam menjelang pernikahannya karena dianggap telah ternoda dan wanita itu menyebutkan nama Santiago sebagai pelakunya.

Si kembar Vicario kemudian mengumumkan akan membunuh Santiago kepada setiap orang yang mereka temui, namun mereka semua tidak ada yang memberitahukannya kepada si calon korban. Hal ini terjadi karena orang-orang hanya menganggap si kembar Vicario bergurau, dan walaupun ada yang menganggapnya serius, mereka tidak bisa menemukan Santiago atau mereka sudah terlalu larut dalam perayaan menyambut sang uskup yang akan datang. Ketika akhirnya pembunuhan itu terjadi, semuanya sudah terlambat, dan yang cukup ironis menurutku adalah kematian Santiago di depan pintu rumahnya sendiri yang terkunci beberapa saat sebelum pria itu berhasil masuk ke dalamnya.

Sepeninggal Santiago, si kembar Vicario menerima hukuman akan tindakannya. Bayardo San Roman sendiri dijemput kembali oleh keluarganya usai kegagalan pernikahannya. Ironisnya bertahun-tahun kemudian Angela yang menjadi penyebab utama terbunuhnya Santiago diceritakan benar-benar jatuh cinta kepada Bayardo San Roman yang akhirnya kembali kepadanya setelah puluhan tahun wanita itu mengiriminya surat dengan setia. Siapa yang sebenarnya menodai wanita itu tidak pernah diketahui sama sekali hingga akhir cerita.

Buku yang terdiri dari lima bagian ini merupakan karya Gabriel Garcí­a Márquez yang diterbitkan pada tahun 1981, setahun sebelum beliau mendapatkan penghargaan Nobel di bidang literatur. Buku ini mengambil sudut pandang orang ketiga tanpa menjelaskan siapa nama orang tersebut, hanya disebutkan dia adalah sahabat dari Santiago Nasar. Kepingan ingatan para tokoh yang muncul di hari kematian Santiago Nasar menjadi satu-satunya sumber informasi yang merangkai kisah dalam buku ini.

Banyaknya tokoh yang hadir dalam buku ini cukup mampu membuat para pembaca termasuk diriku kebingungan dan berusaha keras mengingat nama-nama dan karakter mereka. Untuk membantu para pembaca yang kebingungan, disediakan peta karakter para tokoh dalam buku ini seperti terlihat di bawah ini:

Walaupun buku ini masih cukup membingungkan untuk dibaca karena penerjemahannya yang kurang pas, namun aku lebih menyukainya daripada buku Kenangan Perempuan Penghibur yang Melankolis yang membuatku terkantuk-kantuk setiap usai membaca satu bab. Setidaknya buku ini masih membuatku ikut berpikir tentang bagaimana sebenarnya kejadian pembunuhan Santiago itu bisa terjadi dan aku cukup mendapat kejutan di akhir cerita yang membuatku berseru “keren!”

Sensasi rasa untuk buku ini: 3,5/5

Sekilas kata:

Scene dimana GGB menunjukkan CoADF di Dot the I

Scene dimana GGB menunjukkan CoADF di film Dot the I

Aku pertama kali mendengar nama Gabriel Garcí­a Márquez saat menonton film Dot the I dimana saat itu tokoh yang diperankan Gael Garcí­a Bernal memberikan sebuah buku karya penulis ini kepada wanita yang ditaksirnya. Entah karena nama penulisnya yang mirip dengan nama aktor favoritku itu, aku penasaran dengan buku yang akhirnya bisa kubeli versi terjemahannya dan berhasil kuselesaikan beberapa waktu lalu.

One thought on “Chronicle of a Death Foretold – Kronik Kematian yang Telah Diramalkan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s