Purity in Death – Kemurnian dalam Kematian

16158695

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: Purity in Death (In Death Series #15)
Penulis: J.D. Robb
Penerjemah: A. Hardi Prasetyo
Tebal: 505 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, November 2012
ISBN: 978-979-22-8986-2

Sinopsis:

New York, 2059
Musim panas kali ini sungguh tak tertahankan. Hawa panas tampaknya membuat semua orang jadi gila, tak terkecuali Louis K. Cogburn. Sakit kepalanya luar biasa, dan kian hari kian parah, serasa ada paku mengebor otaknya. Rasanya sungguh menyiksa hingga gesekan kecil saja membuatnya hilang kendali…

Dan memang akhirnya keadaan jadi tak terkendali. Yang tadinya pertengkaran biasa tiba-tiba berubah menjadi pertumpahan darah mengerikan. Dan ketika Letnan Eve Dallas mengambil alih investigasi, tak ada yang dapat menjelaskan kebrutalan Cogburn yang tiba-tiba ataupun pesan aneh di monitor komputer pria itu: KEMURNIAN ABSOLUT TERCAPAI.

Ketika serangkaian kasus serupa terjadi, Eve yakin itu bukan kejahatan biasa. Hasil investigasi Eve membawanya pada kesimpulan paling tak masuk akal: ada virus komputer yang menjangkiti penggunanya. Mungkinkah itu terjadi? Eve tak tahu apakah itu mungkin, namun satu hal yang tahu, ia takkan membiarkan itu terjadi…

Resensi:
238137
Kali ini Eve harus berhadapan dengan virus komputer yang memakan korban para penjahat yang selama ini mengincar anak-anak muda. Virus yang menyerang siapapun yang mengaksesnya ini membuat korban mengalami gangguan kejiwaan dan menghadapi maut dalam waktu singkat.

Seorang rekan kerja McNab terjangkit virus ini saat laptop yang membunuh korban pertama diteliti DDE sehingga melakukan penyanderaan atasan mereka. Bahkan kekasih Peabody tersebut mengalami luka cukup parah dan nyaris merenggut nyawa dan karirnya. Kasusu ini pun membawa hubungan keduanya ke babak yang baru walaupun Eve masih saja merasa terganggu dengan kedekatan kedua rekan kerjanya tersebut.

6291346Seperti biasa, Roarke turut campur dalam kasus ini dengan menyediakan kantor sementara untuk membongkar rahasia virus yang mematikan tersebut. Sempat terjadi pertikaian kecil antara Eve dan Roarke karena pria itu melibatkan anak di bawah umur untuk membongkar virus itu, namun berkat kecanggihan dan kecerdasan otak para ahli komputer yang seperti pindah markas di rumah Roarke, pelaku kejahatan itu dapat ditangkap setelah sebelumnya skandal besar yang harus disimpan rapat-rapat akhirya terbongkar.

Kejutan yang muncul di akhir cerita sempat kuperkirakan karena jarang sekali kasus-kasus Eve terkait dengan para petinggi pemerintahan secara langsung. Namun tetap saja kejutan tersebut cukup membuatku melongo karena bentuk keterlibatan para birokrat tersebut cukup di luar perkiraanku. Sementara itu keberadaan kelompok pencari kemurnian itu sendiri berhasil dipecahkan oleh Eve tanpa banyak basa-basi karena ternyata pelaku pembuat dan penyebar virus komputer itu adalah keluarga salah satu korban para penjahat tersebut.

Entah mengapa akhir-akhir ini kasus-kasus yang ditangani Eve terasa kurang ‘nendang’ dan unik lagi. Mungkin hal ini terjadi karena kejenuhan dengan pola pemencahan kasus yang sama di setiap bukunya. Namun tetap saja buku In Death Series ini layak dinikmati sebagai bacaan di waktu senggang, terutama untuk -lagi-lagi- para penggemar Roarke dan Eve yang selalu menantikan interaksi romantis mereka berdua.

Sensasi rasa seusai baca: 3/5

4 thoughts on “Purity in Death – Kemurnian dalam Kematian

  1. Pingback: A Reading Challenge on Mystery | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s