Harry Potter and The Chamber of Secret – Harry Potter dan Kamar Rahasia

1611602

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: Harry Potter and The Chamber of Secret (Harry Potter #2)
Penulis: J.K. Rowling
Penerjemah: Listiana Srisanti
Tebal: 432 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan ke-19, Agustus 2007
ISBN: 978-979-655-852-0

Sinopsis:

HARRY POTTER sudah tidak tahan lagi melewati liburan musim panas bersama keluarga Dursley yang menyebalkan, dan dia ingin sekali bisa segera kembali ke Sekolah Sihir Hogwarts. Tetapi tiba-tiba muncul makhluk aneh bernama Dobby, yang melarangnya kembali ke sana. Malapetaka akan menimpa Harry kalau dia berani kembali ke Hogwarts.

Dan malapetaka betul-betul terjadi. Karena pada tahun keduanya di Hogwarts muncul siksaan dan penderitaan baru, dalam wujud guru baru sok bernama Gilderoy Lockhart, hantu bernama Myrtle Merana yang menghantui toilet anak perempuan, dan perhatian tak diinginkan dari adik Ron Weasley, Ginny.

Tetapi semua itu cuma gangguan kecil dibandingkan dengan bencana besar yang kemudian melanda sekolah: Ada yang mengubah murid-murid Hogwarts menjadi batu. Mungkinkah pelakunya Draco Malfoy yang jahat, pesaing utama Harry? Mungkinkah dia Hagrid, yang riwayat masa lalunya akhirnya terbongkat? Atau, mungkinkah pelakunya anak yang paling dicurigai semua orang di Hogwarts… yakni Harry Potter sendiri???

Resensi:
Harry_Potter_and_the_Chamber_of_Secrets
Petualangan Harry Potter di Hogwarts berlanjut ke buku kedua dimana kali ini dia sudah harus menghadapi kemunculan Dobby, seorang peri rumah yang mengaku mendengar bahwa akan ada bahaya menghadang Harry di sekolah sihir tersebut. Harry tidka memerdulikannya dan mulai menghabiskan masa liburannya di the Burrow, rumah keluarga Weasley. Di the Burrow, Harry merasakan kehangatan keluarga Weasley dengan banyak anak di dalamnya, termasuk Ginny, adik Ron yang diam-diam naksir Harry.

Kehidupan sekolah Harry di tahun keduanya tidak lepas dari masalah. Setelah gagal meleawti Peron 9 3/4 bersama Ron, mereka terpaksa mengambil jalan pintas dengan menaiki mobil terbang milik Mr Weasley yang akhirnya berbuah deternsi bagi keduanya karena datang terlambat dan terperangkap di pohon Dedalu Perkasa. Perbuatan melarikan mobil ini pun membawa howler dari Mrs Weasley bagi Ron yang tentu saja membuatnya dipermalukan di aula besar.

713214Kedatangan Profesor Gilderoy Lockhart sebagai pengganti Profesor Quirell di posisi Guru Pertahanan Terhadap Ilmu Hitam ternyata semakin memperparah opini para murid Hogwarts tentang Harry yang haus perhatian. Harry dikatakan sengaja datang terlambat dan memanfaatkan kepopulerannya seperti yang dilakukan oleh Profesor Lockhart, si guru narsis dan diidolakan oleh banyak anak perempuan, termasuk Hermione. Hal ini tentu saja membuat Draco Malgoy semakin gencar mencacinya, terlebih setelah muncul desas-desus tentang kehadiran Sang Pewaris yang membawa bencana kembali ke Hogwarts.

Korban-korban pun mulai berjatuhan, mulai dari Mrs Norris, kucing milik Argus Filch si penjaga sekolah, Nick si Kepala-Nyaris-Putus, hingga Hermione sendiri. Tentu saja Harry langsung menjadi tersangka dan dijauhi oleh para murid Hogwarts karena dirinyalah yang diyakini sebagai pewaris yang dimaksud dalam petunjuk kejadian yang terjadi di lingkungan hogwarts tersebut.

Sementara itu kemunculan Myrtle Merana yang mendiami toilet anak perempuan di buku ini menjadi salah satu petunjuk keberadaan si pelaku kejahatan yang sungguh tidak disangka-sangka oleh Harry, Ron, dan Hermione. Hantu pemurung dan sering menangis meraung-raung ini ternyata menyimpan masa lalu yang menyedihkan yang terkait dengan peristiwa yang seakan terulang kembali di Hogwarts.

Konsep the hero save the girl from the beast rupanya diterapkan oleh J.K. Rowling di buku kedua ini dimana ketika rahasia buku harian Voldermort terungkap dan memakan korban, Harry-lah yang akhirnya menyelamatkan anak yang dijadikan perantara oleh Tom Riddle, sang Voldermort muda, dan harus menghadapi salah satu penghuni Kamar Rahasia di Hogwarts.

Di buku kedua inilah mulai diperkenalkan istilah darah lumpur yang disematkan kepada Hermione oleh Draco yang berasal dari darah murni, keluarga penyihir tulen. Istilah tersebut sangat kasar sehingga membuat Ron langsung merapal mantra untuk membela temannya tersebut yang sayangnya malah berbalik kepadanya karena tongkatnya yang patah *oh, sooo sweet* #eh

Berbagai petunjuk dan deskripsi juga disebarkan oleh J.K. Rowling dalam buku ini yang nantinya akan saling  terkait dengan berbagai peristiwa di masa depan di buku Harry Potter seri selanjutnya. Aku sendiri suka ide penggunaan salah satu elemen bangunan di Hogwarts sebagai media penghuni Kamar Rahasia untuk menyelusup ke pikiran dan pendengaran Harry.

Sensasi rasa seusai baca: 4/5

Film Adaptasi:
Seperti film pertamanya yang meraih sukses, film kedua Harry Potter ini juga mendulang sukses yang sama.Harry_Potter_and_the_Chamber_of_Secrets_movie Visualisasi berbagai adegan di buku lagi-lagi berhasil disajikan dengan baik dan memesonaku saat menyaksikannya, terutama adegan menemukan jalan menuju ke Kamar Rahasia yang melibatkan konstruksi unik set filmnya.

Film Harry Potter #2 ini dinominasikan untuk tiga kategori di BAFTA Awards, Best Production Design, Sound, dan Achievement in Visual Effects. Film ini juga dinominasikan untuk 6 kategori Saturn Awards dai tahun 2003 dan 2004 saat perilisan versi DVD-nya.

Sekilas kata:
fye-button
Edisi Inggris Harry Potter #2 ini seperti pendahulunya, Harry Potter #1, mendapat penghargaan Nestlé Smarties Book Prize di tahun 1998, Guardian Children’s Award (1998), Carnegie Award (1998), Top Ten Fantasy Novels for Youth dari Booklist, Best Books for Young Adults di tahun 2000,  Notable Children’s Books di tahun 2000, Cooperative Children’s Book Center Choice of 2000 di kategori “Fiction for Children”, dan juga Children’s Book of the Year British Book Award.

Sebagai bacaan anak-anak, Harry Potter #2 sebaiknya dibaca untuk anak berusia 10 tahun ke atas, selain berbagai istilah sihir yang terdapat di dalam buku, mulai munculkanya isu sara darah murni vs darah lumpur, dan juga karena adegan pertempuran antara Harry dan Basilisk yang mulai melibatkan kekerasan.

Review ini aku sertakan dalam FYE (kategori bildungsroman dan award’s winner), dan Fantasy Reading Challenge 2013

2 thoughts on “Harry Potter and The Chamber of Secret – Harry Potter dan Kamar Rahasia

  1. Pingback: What’s In a Name Reading Challenge 2013 | Melihat Kembali

  2. Pingback: What’s In a Name Reading Challenge 2013 – Wrap Up | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s