The Outlaw and the Lady – Kekasih Sang Buronan

images2314

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: The Outlaw and the Lady (Daughters of Fortune #1)
Penulis: Lorraine Heath
Penerjemah: Yohanna Yuni
Penyunting: Nur Asiah
Tebal: 400 halaman
Penerbit: Dastan Books
Cetakan I, Januari 2013
ISBN: 978-602-247-053

Sinopsis:

Lee Raven adalah seorang penjahat yang tidak bisa membiarkan ada orang yang menghalanginya. Jadi ketika ia bertabrakan dengan seorang wanita setelah merampok sebuah bank di Texas, ia menculik wanita itu sebelum wanita itu mengenalinya dan membongkar identitasnya.

Angela Bainbridge kehilangan penglihatan dan juga mimpinya bertahun-tahun lalu. Namun, bukannya ketakutan saat disergap oleh penjahat terkenal yang kemudian menyanderanya, Angela malah penasaran. Dan ketika Lee menyelamatkannya dari seorang pemburu bayaran, Angela menyadari bahwa pria itu tidaklah seburuk dugaannya.

Dalam perjalanan ke Meksiko untuk menghindari orang-orang yang memburu Lee, Angela mengetahui bahwa pria itu hanya mencuri untuk melindungi orang-orang yang disayanginya. Dan Angela semakin ingin mendapatkan kepercayaan dari Lee. Lee pun merasakan Angela mulai jatuh cinta kepadanya. Ia sendiri tidak bisa mencegah dirinya untuk tidak terjerat kelembutan dan kasih sayang wanita itu. Tapi mereka berdua tahu bahwa masa depan yang menunggu Lee hanyalah tiang gantungan…

Resensi:
Generasi kedua keluarga Bainbridge dalam seri Rouges in Texas diceritakan dalam buku ini. Satu hal yang menarik perhatianku adalah kenyataan bahwa Angela, tokoh utama wanita dalam cerita ini buta yang otomatis hanya mengandalkan indera pendengarannya untuk mengetahui keadaan sekitarnya. Kebutaannya inilah yang menyebabkan Lee Raven, sang buronan salah sangka dan terpaksa membawanya untuk mencegah Angela membocorkan penampilan fisiknya.

Ketika mengetahui bahwa Angela buta, Lee tidak serta merta meninggalkannya sendirian sementara dia dan kedua saudara laki-lakinya melarikan diri membawa hasil rampokannya. Lee malah selalu melindungi Angela yang membuat gadis itu perlahan tertarik kepadanya. Lee sendiri sejak awal sudah merasa tertarik kepada gadis berambut merah dan bermata hijau tersebut sehingga tidak rela melepaskannya.

Keluarga Angela tidak hanya diam saja saat tahu puterinya diculik oleh Lee. Harry dan Jessye, orangtua Angela langsung meminta bantuan Kit Montgomery yang dikenal sebagai penegak hukum di daerah Texas. Grayson pun tak tinggal diam sehingga ketiga trio bangsawan Inggris yang ‘dipaksa’ berjuang untuk hidup di Texas ini bersama-sama melacak jejak Lee dan Angela.

Alasan utama Lee dan kedua saudaranya merampok bank di tempat tinggal Angela terkait erat dengan pembantaian keluarga Rodriguez, keluarga Lee di masa lalu oleh sang pemilik rekening tersebut. Luka masa lalu itu menghantui keluarga Lee sampai sekarang sehingga mereka memilih untuk mengasingkan diri karena ketidakadilan hukum.

Sementara itu kedekatan Angela dan Lee tidak terelakkan. Dalam keterbatasannya, Angela mampu melihat ke dalam jiwa Lee yang sebenarnya. Bahkan Angela menjadi dekat dengan saudara-saudara Lee lainnya di tempat pengasingan mereka. Namun begitu Angela merasa bahwa jalan hidup yang dihadapi keluarga Rodriguez tidak sepantasnya dijalani karena mereka berhak untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Dalam kekeraskepalaannya Lee menganggap bahwa kuasa hukum tidak mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi keluarganya yang ternyata masih terhubung dengan latar belakang pembantaian di masa lalu keluarga Rodriguez.

Walaupun Angela lebih memilih untuk tinggal dengan keluarga Lee, namun demi membersihkan nama baik Lee, dia terpaksa mengikuti skenario para penyelamatnya dan membuat Lee tidak lagi mempercayainya. Ketika sebuah rahasia besar terkuat, orangtua Angela dan para sahabat mereka pun harus menghadapi kenyataan yang membawa konsekuensi besar untuk masa depan mereka.

Kecenderunganku untuk menyukai cerita berlatar belakang kehidupan western/koboi di Amerika menjadi salah satu alasan utamaku membaca buku ini, selain tentu saja karena buku ini merupakan karya Lorraine Heath, salah satu penulis cerita hisrom favoritku. Terlepas dari akhir cerita yang bisa dengan mudah ditebak, tetap saja aku menyukai buku ini.

Chemistry yang kuat antara Angela dan Lee yang sejak awal membuatku larut dalam jalinan cerita. Kebutaan Angela, trauma masa lalunya, misteri deskripsi wajah asli Lee yang tidak terungkap hingga menjelang akhir cerita, dan juga isu rasialisme di Meksiko pada abad 19 yang menjadi latar belakang cerita ini membuatku tidak rela melepaskan buku ini hingg di akhir cerita.

Sensasi rasa seusai baca: 4/5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s