Pencuri Petir

Pencuri_Petir

Indonesian Movie Cover Edition

Detail buku:
Judul asli: The Lighting Thief (Percy Jackson and the Olympians #1)
Penulis: Rick Riordan
Penerjemah: Femmy Syahrani
Penyunting: Soehindrat A. Shinta
Pemeriksa aksara: Alfyan, Indah
Ilustrasi: Kebun Angan
Desain sampul: WIndu Tampan
Penerbit: Mizan
Tebal: 454 halaman
Cetakan IV, April 2010
ISBN: 978-979-433-540-6

Sinopsis:

Percy Jackson—dua belas tahun, penderita disleksia—hampir dikeluarkan dari sekolah asramanya … lagi. Tetapi itu hanya sedikit saja dari sekian masalah yang menantinya. Monster-monster dan dewa-dewi dari Gunung Olympus tampaknya berebutan keluar langsung dari buku pelajaran Sejarah Yunani milik Percy. Lebih parah lagi, Percy telah membuat beberapa di antara mereka marah besar. Petir asali milik Dewa Zeus telah hilang dicuri, dan Percy adalah tersangka utamanya.

Kini Percy dan dua orang kawannya hanya punya waktu sepuluh hari untuk mencari dan mengembalikan benda keramat tersebut dan mendamaikan kembali perang yang hampir pecah di Gunung Olympus. Tetapi tantangannya jauh lebih berat dari itu, Percy akhirnya harus berhadapan dengan kekuatan mengerikan yang bahkan lebih hebat dibandingkan pada dewa sendiri.

“Dikisahkan dengan kecepatan sempurna, dengan momen-momen yang meyetrum dan saling berkejaran laksana detak jantung.”
–New York Times Book Review

Resensi:
28187Mengambil sudut pandang orang pertama tunggal, sejak awal buku ini sudah mengajak para pembaca untuk ikut serta dalam petualangan Percy Jackson, seorang anak penderita disleksia dan cenderung memberontak. Percy hanya mempunyai seorang sahabat, Grover, yang cenderung selalu dilindungi oleh Percy dari ejekan teman-temannya di sekolah khusus anak bermasalah. Walaupun baru berusia dua belas tahun, namun nyawa Percy terancam karena ternyata dia adalah seorang blasteran, separuh manusia separuh dewa.

Selama hidupnya, Percy tidak pernah mengenal sosok ayah kandungnya yang ternyata adalah salah satu tiga Dewa tertinggi dalam mitologi Yunani. Walaupun memang tertarik dengan mitologi dan sejarah, namun Percy tidak pernah menyangka bahwa keberadaan para Dewa itu nyata adanya, masih mempengaruhi kehidupan manusia modern saat ini dan juga ikut terlibat di dalamnya.

893172Sebuah perisitwa membuat Percy harus berpisah dari ibunya dan terjebak bersama Grover di Perkemahan Blasteran, tempat berkumpulnya para anak dewa-manusia yang jumlahnya ternyata cukup banyak. Masing-masing dari mereka menghuni  pondok yang sesuai dengan Dewa yang menjadi ayah/ibu mereka. Di Perkemahan Blasteran inilah Percy menemukan jati dirinya. Penyakit disleksia yang diderita Percy perlahan menghilang karena dia lebih mudah memahami bahasa Yunani Kuno daripada bahasa sehari-harinya. Percy juga memperoleh teman baru selain Grover, yaitu Annabeth dan Luke yang segera akrab dengannya.

6935607Ketika sebuah misi diberikan padanya, Percy pun terlibat dalam sebuah petualangan seru bersama Annabeth dan Grover, yang membuatnya harus menghadapi chimera, Furi, Medusa, Enchidna, Cerberus, dan juga Ares, sang Dewa Perang. Ketika ramalan-ramalan tentang petualangannya mulai menjadi nyata, Percy dan teman-temannya harus berhadapan dengan Hades, sang Dewa Kematian yang mempersulit Percy karena dia tertangkap basah membawa Petir Asali milik Zeus yang hilang. Di underworld ini pula nyawa Percy dan teman-temannya nyaris hilang karena hampir tersedot ke dalam Tartarus.

Sementara itu Hades sendiri menuduh Percy telah mengambil Helm Tak Kasat Mata milikinya yang tentu saja membuat Percy semakin terpojok. Ketika akhirnya berhasil membuktikan bahwa dirinya bukan seperti yang dituduhkan oleh Zeus dan Hades, Percy pun berhasil berhadapan langsung dengan Zeus dan tidak sengaja bertemu dengan ayah kandungnya. Namun ternyata ramalan sang Oracle nyata adanya, seorang teman mengkhianati Percy dan semakin memberikan Percy pelajaran baru bahwa semua yang ada tidak murni seperti kelihatannya.

10549629Walaupun menyajikan cerita yang cukup menarik berupa petualangan anak Dewa separuh manusia, namun idenya tidak terlalu baru karena cerita tentang Hercules sudah terlebih dulu kukenal dan cukup membekas dalam ingatanku. Buku ini juga kurang mampu membuatku mencandu seperti layaknya buku tentang seorang penyihir muda dari Hogwarts yang sejak awal buku pertama telah membuatku tak mampu melepaskannya hingga akhir cerita. Meskipun begitu, aku masih ingin melanjutkan membaca seri-seri berikutnya dalam serial Percy Jackson and the Olympians ini.

The Lightning Thief meraih cukup banyak penghargaan seperto School Library Journal Best Book of 2005; pemenang Red House Children’s Book Award Winner (UK), 2006; Askews Torchlight Award (UK), 2006; Mark Twain Award (Missouri Association of School Librarians), 2008. Majalah Scholastic Parent & Child juga memasukkan buku ini ke dalam daftar 100 “Greatest Books for Kids” mereka.

Sensasi rasa yang tertinggal: 3/5

Tentang penulis:

sumber

sumber

Richard Russell “Rick” Riordan, atau yang lebih dikenal dengan nama Rick Riordan adalah seorang penulis berkebangsaan Amerika yang lahir pada 5 Juni 1964. Karya-karyanya banyak mengambil latar belakang mitologi dan bergenre fantasi, dua hal yang dimintainya sejak sekolah dasar. Karyanya yang terkenal adalah serial Percy Jackson and the Olympians, The Heroes of Olympus, dan The Kane Chronicles yang meraih banyak penghargaan di dunia perbukuan.
sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Rick_Riordan

Film Adaptasi:
220px-Percy_Jackson_&_the_Olympians_The_Lightning_Thief_posterSebuah kebiasaan baru di Hollywood muncul akhir-akhir ini, industri film terbesar di dunia itu semakin sering mengadaptasi buku menjadi bentuk film karena kehabisan ide cerita. Hal ini turut memberi berkah kepada Rick Riordan karena the Lighting Thief mendapat kesempatan untuk difilmkan.

The Lighting Thief versi film disutradarai oleh Chris Columbus, orang yang ikut andil dalam kesuksesan film Harry Potter and the Sorcerer Stone dan Harry Potter and the Chamber of Secret. Film pertama serial Percy Jackon and The Olympians ini dirilis pada tahun 2010 dan mendapat sambutan cukup bagus dan akan segera disusul sekuelnya, The Sea of Monster di tahun 2013 ini.
Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Percy_Jackson_and_the_Olympians:_The_Lightning_Thief

Sekilas kata:

  • Resensi ini aku buat dalam rangka Posting Bareng BBI Bulan Maret dengan tema Fantasi
  • Buku ini merupakan karya Rick riordan yang baru pertama kali aku baca sehingga aku juga memasukkannya dalam Finding New Author RC
  • fye-buttonBuku ini juga aku masukkan dalam Fun Year Event, dimana menurutku buku ini cocok dibaca, untuk anak usia 12 tahun ke atas karena banyak mengandung cerita aksi dan petualangan yang membutuhkan pemahaman lebih dan juga toleransi tinggi terhadap gaya hidup para dewa yang punya banyak anak dari para manusia.

12 thoughts on “Pencuri Petir

  1. aku dulu pernah suka Percy, tp setelah seri2 berikutnya ceritanya cenderung berulang dan tidak ada yg baru. Sejak itu, aku beralih ke Fablehaven yang jauh lebih keren :p

  2. Naaah, aku juga ragu2 baca buku ini deh…antara penasaran tapi takut kecewa…filmnya pun belum nonton ;p soalnya kalo udah baca kayaknya sayang kalo gak ngikutin sampe selesai ya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s