The Tales of Beedle the Bard – Kisah-kisah Beedle si Juru Cerita

6368699

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: The Tales of Beedle the Bard
Penulis: J.K. Rowling
Penerjemah: Nina Andriana & Listiana Srisanti
Editor: Ramayanti
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 144 hlm
Cetakan I, Maret 2009
ISBN: 978-979-224421-2

Sinopsis:

Kisah-Kisah Beedle Si Juru Cerita menceritakan lima dongeng beragam, dengan karakter magisnya masing-masing, yang akan menghadirkan kegembiraan, tawa, Dan ketegangan bagi para pembaca.

Catatan tambahan untuk setiap cerita yang ditulis langsung oleh Professor Albus Dumbledore pasti akan dinikmati semua orang, baik Muggle ataupun kalangan penyihir. Seperti biasa Professor Dumbledore membahas pelajaran-pelajaran moral yang bisa didapat dari kisah-kisah ini, juga membocorkan sedikit informasi mengenai kehidupan di Hogwarts.

Ini adalah buku ajaib, lengkap dengan ilustrasi sang penulis sendiri, J. K Rowling. Kisah-kisahnya akan terus kausimpan dalam hati selama tahun-tahun mendatang.

Catatan:
1. Royalti buku ini akan didonasikan kepada Children’s High Level Group.
2. Children’s High Level Group (CHLG) berkampanye untuk melindungi Dan mempromosikan hak-hak anak, serta membuat kehidupan anak-anak yang rentan menjadi lebih baik.

Resensi:

Kebenaran itu indah dan mengerikan, dan karenanya harus diperlakukan dengan amat hati-hati. Hlm .16.

Buku dongeng karya Beedle si Juru Cerita ini mungkin sama seperti karya H.C. Andersen yang melegenda di masa kecilku. Perbedaannya tentu saja adalah kenyataan bahwa buku ini hanya dikenal anak-anak kecil keturunan para penyihir. Keberadaannya nyaris tidak diketahui oleh para muggle hingga saat Dumbledore mewariskannya kepada Hermione Granger beberapa saat sebelum Perang Hogwarts meletus.

Buku ini terdiri dari 5 buah cerita yang masing-masing membawa pesan moral untuk para penyihir anak-anak, yaitu:

  1. Sang Penyihir dan Kuali Melompat; menceritakan tentang keberadaan kuali ajaib warisan yang mengubah kepribadian pemilik barunya,
  2. Air Mancur Mujur Melimpah; menceritakan tentang tiga orang penyihir wanita yang ingin memperoleh kemujuran dari air mancur legenda,
  3. Penyihir Berhati Berbulu; menceritakan tentang seorang penyihir yang terlalu pemilih dan harus menghadapi konsekuensi keteguhan pendiriannya tersebut,
  4. Babbity Rabbity dan tunggul Terbahak; menceritakan tentang seorang raja yang dibodohi oleh penipu,
  5. Kisah Tiga Saudara; menceritaan tentang tiga orang saudara kandung yang harus menghadapi Kematian.
Arthur A. Levine Books Cover

Arthur A. Levine Books Cover

Cerita terakhir, Kisah Tiga Saudara terkait erat dengan petualangan Harry Potter karena berkat keberadaan ketiga benda di dalam cerita itulah akhirnya Harry ditakdirkan untuk menghadapi Voldermort, musuh terbesarnya. Ketika membaca buku terakhir Harry Potter, aku merasa sudah pernah mendengar cerita yang mirip dengan Kisah Tiga Saudara sehingga tidak terlalu terpukau dengan pesan moral yang diungkapkan cerita ini. Namun tetap saja misteri yang mendasari cerita Harry Potter itu semakin membuatku menyadari bahwa J.K. Rowling adalah seorang pendongeng handal.

5174009

German Cover

Keempat cerita lainnya tentu saja tidak kalah menarik untuk dibaca karena menyampaikan pesan moral yang mendidik. Penyihir Berhati Berbulu merupakan cerita dongeng penyihir favoritku selain Kisah Tiga Saudara karena selain menyajikan cerita yang cukup kelam dan berakhir tragis.

Semua cerita dalam buku ini diceritakan dengan apa adanya dan mungkin akan membuat anak-anak muggle merasa ngeri saat membacanya. Konsep dongeng para penyihir ini mungkin terkesan tidak menjual mimpi seperti layaknya dongeng di dunia muggle, namun penjelasan Dumbledore di setiap akhir cerita semakin memperkuat pandangannya yang terkenal: bahwa kebenaran itu selain indah juga mengerikan, sehingga semuanya harus disampaikan dengan hati-hati dan tidak boleh diputarbalikkan.

Buku ini ditulis sebagai pendamping ketujuh buku petualangan Harry Potter bersama kedua buku lainnya: Quidditch dari Masa ke Masa dan Hewan-hewan Fantastis dan di Mana Mereka Bisa Ditemukan.

3940508

Collector’s Edition, Leather Bound

Penampilan fisik buku versi Indonesia the Tales of Beedle the Bard sama persis dengan versi terbitan Bloomsbury. Diterbitkan dalam versi hard cover yang didominasi warna biru dengan kesan lusuh, ilustrasi sederhana di dalamnya semakin memberikan kesan vintage pada buku dongeng para penyihir ini.

Selain itu terdapat juga berbagai versi kover yang cakep-cakep dan tak lupa Tales of Beedle the Bard versi Collector Edition yang dibuat ekslusif dengan sampul kulit yang keren!

Lalu, layaklah buku ini untuk dikoleksi? It’s definitely is a must for Potterhead and muggles who want to know more about J.K. Rowling’s book🙂

Sensasi rasa yang tertinggal: 4/5

Sekilas kata:

  • Resensi ini dibuat dalam rangka Posting Bareng BBI dengan tema children-lit
  • Resensi ini juga aku sertakan dalam FYE Children Literature karena buku ini cocok untuk anak-anak muggle usia 10-12 tahun yang setidaknya telah mengerti konsep cerita dengan tema sedikit kelamfye-button

4 thoughts on “The Tales of Beedle the Bard – Kisah-kisah Beedle si Juru Cerita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s