Summer Hideaway – Semburat Mentari Musim Panas

imagesDetail buku:
Judul asli: Summer Hideaway (Lakeshore Chronicles #7)
Penulis: Susan Wiggs
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 480 hlm
Cetakan I, April 2014
ISBN: 978-602-03-0378-9

Sinopsis:

George Bellamy di ambang kematian karena tumor otak. Meski ditentang seluruh keluarga, ia memutuskan menghentikan pengobatan dan melakukan sederet daftar hal yang ingin ia lakukan sebelum mati. Ditemani Claire Turner, perawat pribadi dari iklan online, ia kembali ke Camp Kioga, untuk melakukan misi utamanya: memperbaiki hubungan dengan sang adik yang terputus sejak 50 tahun lalu.

Sikap Claire yang justru tidak mendukung pengobatan George, mengundang kecurigaan dan kebencian Ross, cucu kesayangan George Bellamy yang tidak rela menyaksikan kakeknya sekarat. Meskipun diam-diam Ross tidak mampu menolak pesona misterius wanita itu.

Di pondok Summer Hideaway, George mengajarkan pada sang cucu, bahwa bukan penyakit yang membunuhmu, tapi penyesalan. Dan jika Ross membiarkan Claire pergi… ia akan menyesal selamanya.

Resensi:

Keluarga. Keluarga memberikan makna pada kehidupan. Bila semuanya hilang, keluargalah satu-satunya yang penting, satu-satunya yang mengikat seseorang. hlm.18

Sisa hidup yang tinggal menghitung hari membuat George Bellamy ingin mewujudkan segala hal yang tidak pernah dilakukannya sewaktu muda, termasuk berdamai kembali dengan masa lalunya. Setelah menyewa seorang perawat dan kabur dari pengawasan anak-anak dan juga cucu kesayangannya, Ross, George bernostalsgia di Kamp Kioga. Di Kamp yang terletak di Danau Willow inilah George menghabiskan masa kecilnya. Di tempat ini pula dia merasakan kebahagiaan sekaligus kesedihan yang akhirnya mempengaruhi jalan hidupnya di kemudian hari.

“Aku mengenalmu, Ross. Hatimu besar, seperti hati ayahmu. Kau cocok untuk jenis kehidupan berkeluarga. Dan itu bukan kelemahan. Itu hadiah. Dan memperkenalkanmu pada Claire–itu hadiah. Mungkin hadiahku yang terakhir untukmu.” George Bellamy. hlm.139

Selain ingin berdamai dengan masa lalu, George juga berusaha membahagiakan Ross dengan menjodohkanya dengan perawat barunya, Claire, yang dinilainya pantas untuk sang Cucu. Ross sejak awal menolak perjodohan tersebut karena dia mencurigai keberadaan Claire di sisi George yang menurutnya turut mempengaruhi sang Kakek dalam mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan pengobatan.

“Aku akan terus terang denganmu. Kau tidak cocok sendirian, Ross. Kau harus menemukan seseorang yang istimewa.”
“Kalau begitu, jangan paksa aku dengan orang asing.”
“Dia tidak akan menjadi orang asing lagi kalau kau membuka hati dan pikiran. Kau bahkan mungkin akan jatuh cinta. Kau belum pernah melakukannya, dan kupikir kau akan menikmatinya.” hlm.209

Walaupun dia sangat menyayangi kakeknya yang menjadi orang terdekatnya setelah ayahnya meninggal dan sebenarnya Ross ingin membangun sebuah keluarga sepulangnya dari medan perang di Afghanistan, namun dia tidak ingin menerima begitu saja perjodohan hanya untuk menyenangkan kakeknya tersebut. Ross lebih khawatir dengan kondisi kesehatan George yang semakin menurun dan beberapa kegiatan yang masuk dalam daftar keinginan pria tua itu dirasanya membahayakan kesehatannya.

Ketika akhirnya Ross memutuskan untuk mendekati Claire karena tidak bisa mengabaikan begitu saja rasa ketertarikannya terhadap wanita itu, rahasia masa lalu Claire mengancam kebahagiaan mereka. Masa lalu yang melibatkan arti penting keluarga bagi Claire dan alasannya menutup diri dari orang-orang di sekitarnya.

Sementara itu anak-anak George yang sejak awal tidak menyetujui keinginannya untuk kembali ke Kamp Kioga akhirnya mengetahui bahwa selama ini Sang Kepala Keluarga menyimpan masa lalu yang tidak seorang pun dari mereka tahu. Sebuah rahasia yang akhirnya menyatukan keluarga Bellamy dengan segala permasalahan yang mereka miliki dalam sebuah reuni besar.

Untuk menghargai berkat sebuah keluarga, ia hanya memperhatikan. Berkat itu ada di mana-mana–dalam tatapan mata seorang wanita ketika suaminya melangkah melewati pintu. Dalam sentuhan tangan ibu pada kening anaknya yang sednag demam. Dalam tawa kakak-beradik yang berbagi lelucon, atau sikap melindungi kakak laki-laki yang menjaga adik-adiknya. Keluarga adalah jaring pengaman, bantal pelindung ketika jatuh, Tameng tidak terlihat yang menahan pukulan. hlm.27

Seperti keenam buku lainnya dalam seri Lakeshore Chronicles, Summer Hideaway kembali mengingatkan para pembaca tentang pentingnya keluarga. Namun begitu entah kenapa di buku ketujuh ini kekuatan ikatan keluarga itu kurasakan paling kental diceritakan. Mungkin karena isu yang diangkat adalah menyambung kembali tali silaturahmi yang terputus karena kesalahpahaman di masa lalu.

Memang masih ada cerita cinta antara Ross dan Claire, namun porsinya tidak terlalu banyak sehingga pembaca lebih mengenal sosok George Bellamy melalui beberapa flashback yang mengungkapkan siapa sebenarnya pria tua tersebut. Termasuk sebuah rahasia besar yang dia simpan rapat-rapat untuk kemudian dia relakan karena keadaan yang memaksanya demikian.

“Reputasi lebih rapuh dari tubuh fisik. Tulang patah bisa sembuh. Reputasi yang rusak akan selamanya rusak.” Millicent. hlm.306.

Ada satu pesan George untuk Ross yang membuatku terkesan sekaligus merenungkan kembali beberapa keputusan yang memakan waktu lama yang pernah kuambil. Mungkin benar, ada kalanya yang kita butuhkan adalah spontanitas tanpa perlu berlarut-larut memikirkannya dan malah menundanya bahkan melupakannya hingga akhirnya menyesalinya di kemudian hari.

“Begitu banyak kesempatan yang hilang karena ragu-ragu. Kesempatan yang hilang ketika kau sedang menimbang-nimbang atau merasionalisasi pilihan atau membuat matriks keputusan konyol. Kalau dalam hatimu sudah mengatakan sesuatu, untuk apa lagi kau berdebat? Ada lebih banyak kearifan dalam satu detak jantung manusia daripada dalam satu dewan pakar.” George Bellamy. hlm.365.

Sensasi rasa yang tertinggal: 4/5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s