Charles Dicken’s Ghost Stories

17163865Detail buku:
Judul: Charles Dicken’s Ghost Stories
Penulis: Charles Dickens
Penerjemah: Jarot Setyaji
Tebal: 256 hlm
Penerbit: Media Kita
Edisi: Cetakan pertama, 2012
ISBN: 978-979-794-3837

Sinopsis:
https://www.goodreads.com/book/show/17163865-charles-dickens-ghost-stories

Resensi:
Buku yang tergolong novella ini terdiri dari kumpulan tiga cerita karya Charles Dickens. Ketiga cerita tersebut mengambil tema hantu dan kematian. Pada cerita pertama, Kidung Natal, sang Tokoh utama Ebenezer Scrooge harus menghadapi hantu dari masa lalu, masa sekarang, dan masa depan yang membuatnya sangat ketakutan. Scrooge sendiri terkenal kejam, pelit, dan tidak mau memberi cuti Natal kepada bawahannya karena baginya bekerja untuk mencari uang lebih penting dari segalanya.

Kedatangan para hantu tadi menyadarkan Scrooge bahwa apalah artinya kekayaan berlimpah ruah tanpa ada orang terkasih di sekitarnya. Kegembiraan untuk berbagi bersama orang-orang di sekitar kitalah  yang nantinya membawa kebahagiaan sejati.

Cerita kedua, Anak yang Memimpikan Bintang, membawa pembaca ke sebuah cerita sederhana tentang seorang anak laki-laki yang selalu kehilangan orang-orang terkasihnya. Bahkan hingga akhir hayatnya dia selalu merasa kesepian sampai tiba waktunya dia melihat cahaya terang yang memberinya jawaban atas segala pertanyaannya selama ini.

Sedangkan pada cerita ketiga, Lelaki yang Dihantui dan Penawaran Sang Hantu, yang mendominasi sisa halaman dalam buku ini, menceritakan tentang kekuatan iman seseorang dan bagaimana ingatan berperan penting dalam kehidupan seseorang. Aku sempat pusing saat membaca cerita ketiga ini sebelum akhirnya cukup memahami pesan moral yanag dibawanya.

Walaupun buku ini menceritakan tentang hantu dan kematian, namun sejujurnya cerita-cerita yang ditulis oleh Charles Dickens ini tidak menakutkan. Memang harus aku akui bahwa deskripsi penampilan hantu-hantu di cerita pertama cukup membuatku bergidik ngeri sesaat, namun secara keseluruhan buku ini aman untuk dibaca para pembaca yang tidak menyukai genre horor karena alasan takut.

Dari ketiga cerita di dalam buku ini, aku sangat menyukai cerita pertama. Selain karena sudah sering mendengar banyak versi tentang cerita ini, pesan moral dalam cerita ini sangat mengena, terutama bagi para pekerja yang terlalu sibuk dengan pekerjaan kantor sehingga mengabaikan kesempatan untuk berbagi kebahagiaan dengan orang-orang di sekitarnya #JLEB!

Jadi, siapkah kita berbagi kegembiraan kepada orang-orang di sekitar kita tanpa pamrih dan tanpa harus didatangi hantu-hantu menyeramkan seperti Ebenezer Scrooge? Happy Holidays ^^

Sensasi rasa yang tertinggal: 3/5

One thought on “Charles Dicken’s Ghost Stories

  1. Pingback: Lucky No.14 Reading Challenge | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s