Friends to Forever – Sahabat Selamanya

re_buku_picture_88372Detail buku:
Judul asli: Friends to Forever
Penulis: Nikki Logan
Penerjemah: Maria Octavia
Editor: Selviya Hanna
Desain sampul: Marcel A.W.
Tebal : 240 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, November 2014
ISBN : 978-602-03-1007-7

Sinopsis:

Beth Hughes primadona sekolah. Marc Duncannon bukan siapa-siapa. Tapi, sejak lama mereka bersahabat. Hingga sebuah ciuman menyingkapkan kebenaran dan merusak segalanya….

Sepuluh tahun kemudian, Beth mencari Marc dan menemukan pria itu tengah berjuang menyelamatkan paus yang terdampar. Di pantai Australia yang sepi, bersama-sama mereka menghadapi keletihan, cuaca buruk, dan prasangka masing-masing. Sebelum akhirnya menyadari bahwa mereka juga perlu menyelamatkan satu sama lain. Berjuang demi persahabatan, dan terutama, cinta murni selamanya.

Resensi:

“Kalau kau punya kesempatan mengulang sepuluh tahuh terakhir, apa yang ingin kau ubah?” Marc. hlm,.160

Kedua tokoh dalam buku ini, Marc Duncannon dan Beth Hughes adalah teman masa kanak-kanak. Keduanya tak terpisahkan dan merajut mimpi bersama di masa depan. Namun perbedaan latar belakang yang membayangi sejak lama dan sebuah peristiwa di SMA mereka mengubah segalanya, memisahkan keduanya ke jalan hidup yang berbeda.

Beth menikah dengan kekasih masa SMA-nya dan Marc meninggalkan ibunya yang seorang pencadu narkoba. Semua tampak baik-baik saja walaupun keduanya tidak saling berhubungan selama 10 tahun, namun takdir berkata lain.

Beth menjalani pernikahan yang jauh dari hidup bahagia selamanya karena dia terus dibayang-bayangi rasa bersalah terhadap Marc dan kebiasaan buruk serta obsesi tidak sehatnya yang terpicu oleh kebiasaan buruk suaminya. Beth jatuh terpuruk sangat dalam hingga pada satu titik dia menyadari bahwa kebahagiaan harus diusahakan, dicari, dan bukan ditunggu.

Beth pun mencari sahabat sejatinya untuk memperbaiki kesalahannya di masa lalu. Namun menemukan kembali Marc tidak serta merta mengembalikan kebahagiaannya karena hantu masa lalu pria itu sendiri ternyata mempengaruhi pendapatnya tentang siapa Beth saat ini.

Tema persahabatan berubah menjadi percintaan jamak ditemukan, demikian pula dalam seri Harlequin ini. Walaupun perkembangan karakter Beth dan Marc dibuat semanusiawi mungkin dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada, namun sayangnya aku kurang menemukan chemistry keduanya.

Beberapa kilas tentang kisah mereka di masa lalu kurang terasa membekas di ingatanku. Sikap orang-orang di sekitar Beth dan Marc yang disebutkan menyangsikan hubungan persahabatan mereka pun hanya diceritakan sekilas.

Untunglah penulis memasukkan isu penyelamatan paus, kecanduan, dan kemandirian para korban kekerasan rumah tangga di dalam buku ini sehingga tidak membuatnya terlalu membosankan. Keputusan Beth untuk menentukan sendiri kebahagiaan dengan mengambil langkah drastis dalam pernikahannya tidak serta merta dapat dilakukan oleh banyak orang. Dibutuhkan kekuatan besar untuk menjalaninya dengan sungguh-sungguh.

Buku ini dapat menjadi bacaan ringan tanpa harus mengkhawatirkan adegan percintaan yang berlebihan. Hal ini menurutku juga menjadi nilai plus tersendiri karena ada kalanya cerita cinta dapat berjalan apa adanya tanpa bumbu-bumbu romance yang bertebaran di mana-mana.

Sensasi rasa seusai baca: 3/5

4 thoughts on “Friends to Forever – Sahabat Selamanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s