The Cuckoo’s Calling – Dekut Burung Kukuk

18802299Detail Buku:
Judul asli: The Cuckoo’s Calling (Cormoran Strike #1)
Penulis: Robert Galbraith
Penerjemah: Siska Yuanita
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Tebal: 520 hlm
Cetakan: Desember 2013
ISBN13: 978-602-03-0062-7

Sinopsis:

https://www.goodreads.com/book/show/18802299-the-cuckoo-s-calling—dekut-burung-kukuk

Resensi:
Cormoran Strike, seorang mantan tentara berkaki satu yang membuka jasa detektif swasta tengah mengalami kesulitan keuangan dan patah hati diputuskan oleh tunangannya yang cantik jelita. Kasus-kasus yang ditanganinya sebatas kasus rumah tangga seperti seorang suami yang mencurigai istrinya selingkuh. Nasib baik mendatanginya ketika kakak Lula Landry, seorang model terkenal yang beberapa wakti sebelumnya memintanya untuk menyelidiki kematian adiknya yang dicurigainya sebagai kasus pembunuhan.

Dengan imbalan besar yang dijanjikan, Strike mau menerima kasus tersebut. Beberapa saat sebelumnya, Strike mempekerjakan seorang sekretaris temporer, Robin, seorang wanita yang baru saja bertunangan dengan kekasihnya. Robin sendiri ternyata diam-diam tertarik dengan dunia detektif sejak kecil, sehingga dia tidak keberatan mendapat gaji kecil dari Strike selama dia bisa ikut terlibat penyelidikan yang dilakkan atasannya itu. Keberadaan Robin pun dirasa Strike cukup membantunya dalam melakukan penyelidikan melalui internet dan juga memberikan citra lebih baik bagi kantor detektif yang dikelola Strike.

Seperti kisah detektif lainnya, ternyata kasus ‘bunuh diri’ Lula Landry tidak semudah yang dikira Strike. Polisi menganggap tidak ada cukup bukti bahwa sang Model berdarah campuran itu dibunuh. Selain dikenal sebagai model dengan banyak fans yang memujanya, Lula sempat masuk rehabilitasi dan bergaul dengan berbagai orang dengan sifat yang beragam. Mulai dari desainer nyentrik, teman sesama model, teman semasa di rehabilitasi, sopir pribadi yang memanfaatkan ketenaran Lula, sampai seorang mantan kekasih yang beberapa waktu sebelum kematian Lula rujuk kembali dengannya. Keluarga Lula sendiri menyimpan rahasia yang cukup kelam dan hubungan mereka tidak terlalu harmonis dan tidak sehat.

Keberadaan saksi yang kurang meyakinkan dan alibi kuat orang-orang terdekat yang diperkirakan mempunyai motif untuk membunuh Lula sempat membuat Strike menemui jalan buntu. Namun dengan instingnya yang tajam, koneksi dengan beberapa orang penting, dan berbagai bukti yang ditemukannya, Strike mendapatkan jawaban yang membantunya mengungkapkan kasus bunuh diri sang Model terkenal yang cukup fenomenal, mementahkan pendapat polisi bahwa sang Model itu bunuh diri.

Kehidupan pribadi Strike cukup menarik; ayahnya seorang vokalis band yang jaya di masa lampau dengan ibu seorang groupies. Strike mempunyai beberapa saudara tiri lain ibu dari sang Ayah dan satu saudara perempuan lain ayah dari sang Ibu. Saudara perempuannya itulah yang selalu setia merecoki kehidupan Strike, terutama terkait hubungan putus sambungnya dengan kekasihnya selama belasan tahun. Sang Adik ingin melihat Strike hidup mapan dan sukses dengan pekerjaannya serta membina rumah tangga, khas pemikiran seorang adik perempuan dengan tiga orang anak lelaki dan suami yang tidak terlalu disukai Strike.

Sementara itu hubungan Strike dan Robin sebagai atasan dan bawahan berlangsung naik turun, yang biasanya disebabkan oleh sikap tertutup Strike dan perubahan emosinya karena kaki palsunya. Ya, kaki palsu sang Detektif dianggapnya menjadi kelemahan yang menghambatnya melakukan penyelidikan yang membutuhkan fisik prima. Robin sendiri menghadapi masalah dengan sang tunangan yang menganggap Robin layak mendapatkan pekerjaan tetap dengan bayaran yang lebih memadai. Konflik-konflik kecil tersebut ikut menghidupkan cerita dalam The Cuckoo’s Calling ini.

Membaca kisah Cormoran Strike membawa kita ke suasana kota London yang suram, dengan berbagai sifat manusia yang tidak terduga, dan juga rasa frustasi tak berkesudahan atas putusnya kisah cinta sang Detektif. Alur cerita yang cenderung lambat membuatku membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya. Namun begitu, sebagai buku pertama yang mengawali saga detektif Cormoran Strike, buku ini layak dinikmati oleh para pembaca yang merindukan cerita detektif klasik yang menceritakan segalanya dengan apa adanya.

Sensasi rasa seusai baca: 3/5

Tentang Penulis:
Robert Galbraith adalah pseudonim J.K. Rowling yang lebih dahulu dikenal sebagai penulis 7 buku Harry Potter Saga yang fenomenal itu. Awalnya tidak ada yang menyadari bahwa buku yang mengisahkan tentang detektif partikelir berkaki satu ini adalah karya Rowling. Identitas asli sang Penulis terbongkar pada pertengahan tahun 2013 ketika Jude Callegari merespon tweet India Knight, seorang penulis sekaligus wartawan, yang mengatakan bahwa The Cuckoo’s Calling merupakan debut novel yang bagus. Callegari mengatakan bahwa Rowling-lah penulis ‘novel debut’ tersebut. Penyelidikan pun dilakukan dan terungkaplah bahwa Galbraith dan Rowling mempunyai agen dan editor yang sama. Dalam beberapa hari seluruh dunia tahu siapa penulis sebenarnya di balik cerita detektif terbaru itu dan penjualan buku ini meningkat sekitar 4000%.

Rowling mengungkapkan bahwa dia menikmati menulis dengan nama samaran Robert Galbraith, yang namanya diambil dari tokoh pahlawan pribadinya, Robert Kennedy dan nama yang dia idamkan saat kecil untuk dirinya sendiri, Ella Galbraith.

Namun demikian, peristiwa terungkapnya identitas asli robert Galbraith sempat disebut-sebut sebagai marketing stunt agar The Cuckoo’s Calling meraih kesuksesan lebih dari yang telah diraihnya tanpa embel-embel ketenaran Rowling itu sendiri. Rowling sendiri diberitakan merasa kecewa dan marah sehingga orang yang terlibat dalam terungkapnya identitasnya itu meminta maaf dan membayar denda atas permintaan Solicitors Regulation Authority (SRA). Buku kedua Robert Galbraith terbit di tahun 2014 dengan judul the Silkworm, menceritakan tentang hilangnya seorang penulis yang dibenci oleh teman-teman lamanya karena mempermalukan mereka di dalam novel terbarunya.

3 thoughts on “The Cuckoo’s Calling – Dekut Burung Kukuk

  1. Pingback: [Wrap Up Post] Lucky No.15 Reading Challenge 2015 | Melihat Kembali

  2. Pingback: [Wrap Up Post] Read Big 2015 | Melihat Kembali

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s