Perfect Pain

27623942Detail buku:
Penulis: Anggun Prameswari
Editor: Jia Effendie
Penyelaras aksara: Tesara Rafiantika
Penata letak: Gita Ramayunda
Desainer sampul: Levina Lesmana
Penerbit: GagasMedia
Tebal: 316 hlm
Cetakan: 2015
ISBN: 979-780-840-8

Sinopsis:

Sayang, menurutmu apa itu cinta? Mungkin beragam jawab akan kau dapati. Bisa jadi itu tentang laki-laki yang melindungi. Atau malah tentang bekas luka dalam hati-hati yang berani mencintai.

Maukah kau menyimak, Sayang? Kuceritakan kepadamu perihal luka-luka yang mudah tersembuhkan. Namun, kau akan jumpai pula luka yang selamanya terpatri. Menjadi pengingat bahwa dalam mencintai, juga ada melukai.

Jika bahagia yang kau cari, kau perlu tahu. Sudahkah kau mencintai dirimu sendiri, sebelum melabuhkan hati? Memaafkan tak pernah mudah, Sayang. Karena sejatinya cinta tidak menyakiti.

Continue reading

Letters to Sam

12139422Detail buku:
Judul asli: Letters to Sam: A Grandfather’s Lessons on Love, Loss, and the Gifts of Life
Penulis: Daniel Gottlieb
Penerjemah: Windy Ariestanty
Editor: Ninus D. Andarnuswari
Proofreader: Christian Simamora
Penata letak: Nopianto Ricaesar
Desain Sampul: Dwi Anissa Anindhika
Penerbit: Gagas Media
Tebal: 232 hlm
Cetakan I, Juli 2011
ISBN: 978-979-7805104

Sinopsis:

Aku tak sanggup memikirkan hal ini, tetapi aku tahu, satu hari nanti, kau akan mendengar seseorang berkata, ‘Dia autis.’ Kalau hal itu terjadi, aku khawatir, kau akan menyadari bahwa ketika orang melihatmu, mereka tak melihat seorang Sam. Mereka melihat sebuah diagnosis. Sebuah masalah. Sebuah pengelompokan. Bukan seorang manusia.

Dalam kekhawatiran dan ketidakpastian itulah, Daniel Gottlieb memutuskan untuk menulis surat-surat kepada Sam, cucunya. Bagi sang Kakek, Sam adalah sahabat sejiwanya karena dia sendiri mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan.

Sang Kakek ingin membagi pandangan tentang menjadi berbeda, bagaimana menghadapi ketakutan, merajut harapan, dan mengambil hikmah dalam setiap rencana Tuhan. Inilah kisah yang dibagi Daniel Gottlieb untuk Sam dan untuk kita semua—tentang menjadi manusia.

…Berterimakasihlah kepada siapa pun yang datang… karena setiap tamu dikirimkan dari atas sana sebagai pemandumu.—Jalaluddin Rumi

Continue reading