Gone with the Wind Part V

Kehidupan pernikahan Scarlett dan Rhett tidak semulus dan setenang keidupan pernikahan Scarlett dengan dua pria terdahulu, Charles dan Frank yang selalu tunduk pada keinginan wanita itu. Rhett yang memang pada dasarnya juga keras kepala tidak mau menyerah begitu saja dengan sikap kepala batu Scarlett walaupun pria itu tetap saja memanjakan istirnya tersebut dengan kasih sayang berlebih. Keinginan Scalett untuk membangun rumah besar dengan gaya cholet Swiss dipenuhi oleh Rhett walalupun Rhett mengatakan bahwan rumah tersebut merupakan bukti nyata rumah para pencari keuntungan. Continue reading

Advertisements

Gone With The Wind-Part IV

Bagian keempat Gone With The Wind kembali mengambil setting di Atlanta tahun 1866, dimana Scarlett yang mengalami kesulitan membayar pajak Tara yang sangat tinggi memutuskan untuk menemui dan menggoda Rhett Buttler daam pesonanya. Tentu saja hal ini dilakukannya agar dia bisa meminjam uang untuk membayar pajak Tara yang tinggi. Namun semua tidak berjalan sesuai rencana karena ternyata Rhett sendiri sedang dalam kesulitan dan mmbaut Scarlett harus memutar otak untuk mencari jalan keluar atas kesulitannya tersebut. Saat itulah datang Frank Kennedy yang telah lama menjalin hubungan dengan Suellen, adik yang kurang disukai Scarlett. Continue reading

Gone With The Wind-Part III

Bagian ketiga Gone With The Wind masih mengambil setting di Atlanta pada tahun 1864. Para penduduk kota tersebut tidak pernah merasa kawatir akan serangan para yankee karena mereka percaya pada kepemimpinan Jenderal Johnston. Namun kenyataan berkata lain ketika akhirnya pihak konfederasi harus terpukul mundur oleh serangan Yankee. Atlanta pun tidak lolos dari serangan mereka dan segera saja kota itu lumpuh. Continue reading

Gone With The Wind-Part II

Pada bagian kedua buku Gone With The Wind ini diceritakan tentang kepindahan Scarlett ke Kota Atlanta, sebuah kota yang berbeda sama sekali dari Savannah, tempat kelahirannya pada Mei 1862. Di Kota yang lebih modern ini, awalnya Scarlett merasa tertekan karena harus berpenampilan sederhana terkait dengan masa berkabungnya atas kepergian Charles, suaminya yang belum lama berselang. Scarlett harus tinggal bersama Melanie-Melly-saudara ipar sekaligus wanita yang dia anggap saingan karena telah ‘merebut’ kekasih hatinya, Ashley. Continue reading

Gone With The Wind-Part I

Indonesian Cover

Akhirnya aku membaca juga Gone With The Wind, buku karya Margaret Mitchell yang kuketahui keberadaannya setelah aku menonton filmnya beberapa tahun silam di televisi. Buku ini terdiri dari 5 bagian, dimana masing-masing bagian menceritakan setiap perkembangan kehidupan sang karakter utama, Scarlett O’Hara sejak masih gadis remaja hingga menjadi wanita dewasa yang mengalami banyak kejadian sepanjang hidupnya di masa Perang Saudara Amerika (1861-1865). Continue reading