The Baby Bond – Jalinan Terindah

14740468

Indonesian Cover

Detail buku:
Judul asli: The Baby Bond
Penulis: Sharon Kendrick
Penerjemah: Friskana Febione
Tebal: 208 halaman
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
Cetakan I, 2012
ISBN: 978-979-22-8337-2

Sinopsis:

Ketika Rory Mandelson menghubungi Angel, ia sangat berharap wanita itu bersedia mengasuh keponakan Rory yang yatim piatu. Andai situasinya berbeda, Angel pasti dengan senang hati menyambut permintaan tersebut, bagaimanapun, ia memang menyukai anak kecil. Masalahnya, bayi itu merupakan anak hasil perselingkuhan almarhum suaminya dengan wanita lain, sementara Rory adalah sang kakak ipar yang sejak awal menentang pernikahan Angel dengan adiknya.

Namun kebimbangan Angel lenyap. Begitu melihat bayi malang itu, Angel tak dapat berpaling lagi. Ia langsung memiliki hubungan yang istimewa dengan sang bayi. Angel tak sanggup menolak menjadi ibu asuhnya, bahkan jika itu berarti ia harus pindah dan tinggal di rumah Rory.

Resensi:
Yang membuatku tertarik untuk membaca buku ini adalah kovernya. Visualisasi tokoh prianya cakep banget, dan senyumnya ituuuu *halah*

Saat membaca sinopsisnya aku pikir akan terjadi pertentangan batin yang amat dalam dari seorang Angel, terlebih dengan keberadaan seorang bayi hasil hubungan gelap suaminya tersebut. Namun ternyata jauh dari yang kuharapkan. Angel terkesan begitu saja mau menerima keberadaan bayi tersebut.

Mungkin karena sebelumnya Angel adalah seorang pengasuh anak sebelum menikah dengan adik Rory, Chad, sehingga dia cepat merasa terikat dengan si bayi, namun kabar meninggalnya sang suami yang baru saja didengar dan kenyataan bahwa sang suami telah berselingkuh dan membuahkan seorang bayi?

Well, walaupun tanda-tanda ketidaksetiaan sang suami sudah mulai nampak sejak beberapa waktu setelah pernikahan, namun tetap saja butuh waktu cukup lama bagi seorang wanita untuk melupakan pengkhianatan tersebut.

Karakter Rory sendiri terlihat dingin dan terkesan membenci Angel bahkan sejak awal pertemuan keduanya sebelum Angel menikah dengan adik Rory. Rupanya pria ini telah berfirasat kalau adiknya tidak cocok dengan Angel.

Namun demikian, sosok Rory yang terlihat tegar itu tetap saja menyimpan rasa sedih yang mendalam atas kepergian sang adik. Rory merasa sangat bertanggungjawab dengan kematian Chad. Rory mengajak Angel yang telah kembali ke Irlandia untuk mengasuh bayi Chad di London. Dalam perjalanan menuju London itulah keduanya menjadi dekat, bahkan Rory melampiaskan emosi negatif yang selama ini ditahannya kepada Angel.

Rasa ketertarikan Rory kepada Angel perlahan tumbuh karena kedekatan mereka saat merawat Lorcan, si bayi yatim piatu yang akhirnya dinamai seperti nama sahabat karib Rory. Pada akhirnya Angel mempertanyakan posisinya kepada Rory, hanya sebagai pengasuh Lorcan atau seseorang yang spesial bagi mantan kakak iparnya itu. Happy ending like usual harlequin story🙂

Sensasi rasa untuk buku ini: 3/5

Sekilas kata:
Nama Rory itu ternyata nama pria ya, selama ini aku tahunya Rory Gilmore yang notabene cewek🙂 Oya, sering kita temui di beberapa buku romance tentang saudara ipar yang akhirnya menikah setelah pasangan salah satunya yang berhubungan darah dengan suami/istri baru yang notabene adik/kakak ipar itu sudah lebih dulu meninggal. Kalau dalam istilah Jawa namanya turun ranjang dan naik ranjang. (source1, source2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s